DetikNews
Rabu 17 Januari 2018, 18:50 WIB

Penjelasan Wanita yang Mobilnya Diderek Dishub Jaktim

Isfari Hikmat - detikNews
Penjelasan Wanita yang Mobilnya Diderek Dishub Jaktim Ilustrasi derek parkir liar (Foto: Sudinhub Jaksel)
Jakarta - Video seorang wanita yang tak terima mobilnya diderek Petugas Dishub Jaktim, tersebar luas. Setelah dikonfirmasi, wanita tersebut memberi penjelasan dan merasa caption video yang beredar tidaklah benar.

Dishub Jaktim menderek mobil seorang wanita di Jalan Otista, Jatinegara, Jaktim kemarin. Wanita tersebut mengaku sudah mengikuti prosedur dari Dishub dan tidak marah-marah.

"Mobil saya diderek, saya ikut di mobil derek itu, terus bayar dendanya di Rawamangun. Begitu saja kok repot. Mana saya ngamuk? Saya nggak ngamuk. Cuma kaget dan minta kejelasan dengan kejadian yang tiba-tiba," kata wanita yang tak mau diungkap identitasnya itu, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (17/1/2018).

Wanita itu mengaku kaget karena dia hanya sedang mengambil dokumen printing lalu tiba-tiba mobilnya diderek. Dia juga berkomentar soal pernyataan Kasi Ops Sudin Perhubungan Jakarta Timur Slamet Dahlan bahwa dia mengaku sebagai istri anggota TNI.

"Tidak ada hubungannya, mau istri TNI atau bukan, kalau kita warga yang patuh aturan ya ikutin saja prosedurnya dan membayar. Dan mereka tahu saya karena melihat alamat di STNK. Jadi saya tidak mengaku ngaku seperti di pemberitaan, kalau salah ya salah," tutur wanita itu.

"Cuma kaget aja, ambil dokumen printing di depan Rembo Printing Otista terus mobil diderek. Dan saya menolak penyelesaian di kantor dengan cara bisik-bisik, saya mau bayar denda ke Pemda DKI saja," bebernya.


Wanita itu merasa heran kenapa hanya mobilnya yang diderek di kawasan itu. Apalagi, menurutnya, tak ada tanda larangan parkir di lokasi.

"Jadi kita nggak tahu kalau di depan Rembo Printing tidak boleh parkir. Kami warga negara yang taat, silakan didenda kalau aturan jelas dan konsisten," ujar wanita itu.

"Saya hanya layangkan protes saya ke Twitter Dishub DKI. Entah kenapa Dishub Jaktim terus demen banget upload video emak-emak yang emosi kena mobil derek, mereka kirim ke sana-ke mari," pungkasnya.

Sebelumnya, Kasi Ops Sudin Perhubungan Jakarta Timur Slamet Dahlan mengatakan wanita itu mengaku sebagai istri anggota TNI. Saat itu, petugas Sudinhub tengah melakukan razia parkir liar.

"Ada lima mobil yang diderek di Jl Otista Raya, dan 15 sepeda motor kita lakukan cabut pentil," kata Dahlan, Selasa (16/1).

Operasi tersebut dilakukan karena banyak laporan terkait maraknya parkir liar di Jalan Otista Raya. "Kawasan Itu memang biangnya parkir liar," sambungnya.
(rna/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed