Usman Hamid Bantah Ada Agen yang Incar Munir di Kontras

Usman Hamid Bantah Ada Agen yang Incar Munir di Kontras

- detikNews
Rabu, 15 Jun 2005 16:35 WIB
Jakarta - Temuan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir tentang adanya agen yang disusupkan di Kontras dibantah habis-habisan oleh Usman Hamid. Koordinator Kontras ini yakin 100 persen lembaga yang dipimpinnya steril dari penyusupan agen pembunuh Munir."Nggak ada. Kalau Kontras 100 persen saya jamin tidak ada. Kontras steril," tegas Usman yang juga anggota TPF Munir kepada wartawan di Kantor Komnas Perempuan, Jl. Latuharhari, Jakarta, Rabu (15/6/2005).Namun Usman membenarkan adanya pengecekan yang dilakukan TPF terhadap Kontras dan Imparsial. "Saya kira iya. Ini kan informasi yang dihembuskan sejak awal. Bahkan ada tulisan di koran yang ditulis seseorang bahwa kematian Munir akibat persaingan antar LSM sendiri," katanya.Hanya saja saat ditanya, apakah dokumen soal keberadaan agen tersebut merupakan dokumen resmi, Usman tidak memberikan gambaran yang pasti.Dia hanya mengatakan bahwa TPF tidak pernah menerima atau mempercayai suatu informasi, data ,dan dokumen begitu saja. Namun TPF juga tidak pernah mengabaikannya."Saya kira Pak Marsudhi (Ketua TPF Brigjen Pol Marsudhi Hanafi) seharusnya tidak mengumumkan hal itu, karena belum kesimpulan definitif tentang temuan TPF," ujar Usman. Semua dokumen itu, lanjutnya, sedang didalami, masih diuji kebenaran, validitas dan akurasinya. Kalau pun sudah teruji masih perlu ditransformasikan menjadi fakta yuridis dan ini yang menjadi kewenangan Polri.Sebelumnya, Ketua TPF Brigjen Pol Marsudhi Hanafi mengungkapkan, TPF Munir telah menemukan dokumen baru berisi empat skenario pembunuhan Munir. Keempat cara menghabisi Munir itu adalah, pertama, menggunakan santet. Kedua, membunuh Munir di kendaraannya dengan pola kecelakaan. Ketiga, menaruh racun di makanannya saat berada di kantornya, baik di Kontras maupun Imparsial. Dan, keempat, meracun Munir saat terbang.Rencana pertama urung dijalankan dengan alasan yang tidak jelas. Demikian juga cara kedua. Cara ketiga sudah dijalankan. Para pemburu Munir sudah menanamkan orangnya di Kontras dan Imparsial, dan orang itulah yang dirancang untuk menaruh racun. Racun sudah ditaruh di makanan Munir, tapi tidak berhasil karena saat racun ditebar Munir tidak masuk kerja. Dan, baru cara keempat yang berhasil. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads