Politikus Golkar Ini Bela Airlangga Hartarto yang Rangkap Jabatan

Tsarina Maharani - detikNews
Rabu, 17 Jan 2018 17:36 WIB
Dave Laksono (Foto: Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto tidak masuk dalam reshuffle kabinet jilid 3 hari ini. Dia pun masih merangkap jabatan sebagai ketua umum Golkar dan menteri perindustrian di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla.

Wasekjen Golkar Dave Laksono memastikan tugas Airlangga sebagai ketum tidak akan mengganggu kinerjanya sebagai menteri.

"Saya yakin tidak (terganggu). Kan di kementerian ada dirjen, banyak staf ahli. Keputusan memang ada di tangan beliau, permasalahan sudah diteliti sedetail mungkin sehingga tidak ada clash," ujar Dave di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/1/2018).


Dave menyampaikan hal tersebut telah menjadi keputusan Presiden Jokowi. Airlangga pun disebutnya sudah mengatur agar kedua tugasnya tidak terabaikan.

"Itu sudah kebijakan presiden dan Pak Airlangga sudah mengatur tugasnya sedemikian rupa. Sehingga tugas sebagai ketum dan sebagai Menteri Perindustrian tidak terabaikan," ucapnya.


Terkait pernyataan Jokowi yang tidak memperbolehkan menterinya rangkap jabatan, menurut Dave perubahan situasi memungkinkan hal tersebut terjadi. Dia pun memastikan komitmen Golkar yang tak berubah terhadap kepemimpinan Jokowi.

"Kembali lagi ke presiden, seiring waktu ini perubahan karena situasinya berbeda. Tetapi Golkar tetap komitmen mendukung dan menyukseskan kepemimpinan presiden Jokowi," tutur Dave.

Pagi tadi, Presiden Joko Widodo melantik Sekjen Golkar demisioner Idrus Marham sebagai Mensos di Istana Kepresidenan. Selain Idrus, Jokowi juga melantik Agum Gumelar sebagai anggota Wantimpres, Marsekal Yuyu Sutisna sebagai KSAU, dan Jenderal (Purn) Moeldoko resmi sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Posisi rangkap jabatan Airlangga menjadi sorotan. Sebab di awal masa kepemimpinannya, Jokowi selalu menegaskan menteri tidak boleh rangkap jabatan. (elz/elz)