Bom Low Explosive Ditemukan di Stasiun Tanjung Barat
Rabu, 15 Jun 2005 16:14 WIB
Jakarta - Bom lagi, bom lagi. Sebuah bom berkekuatan daya ledak rendah (low explosive) ditemukan aparat kepolisian di Stasiun Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Bentuknya mirip dengan bom di kediaman Abu Jibril. Bom itu diamankan aparat kepolisian pukul 19.30 WIB, Selasa (14/6/2005). Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerima laporan dari masyarakat bahwa ada benda mencurigakan yang diduga bom di Stasiun Tanjung Barat. Setelah polisi menuju lokasi, benda mencurigakan itu tampak teronggok di halaman parkir stasiun. Benda itu dibungkus dengan kemasan sabun mandi 'Shinzui'. Polisi pun mengamankan benda itu. Dan setelah diteliti, ternyata benda itu memang bom berdaya ledak rendah. "Bom itu berdaya ledak rendah dan memiliki kesamaan dengan bom yang meledak di halaman rumah Abu Jibril," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Tjiptono kepada wartawan di Mapolda, Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (15/6/2005). Hasil pemeriksaan laboratorium forensik, bom itu mengandung potassium chlorat dan belerang 300 gram. Di bom itu juga terpasang detonator, bola lampu senter, baterai 9 volt dan tombol yang bertuliskan 'on' dan 'off'. Apakah bom itu terkait dengan bom Abu Jibril? Masih diteliti. Yang jelas, menurut Tjiptono, bom itu diletakkan di stasiun untuk menakut-nakuti warga. Bom itu diletakkan di halaman parkir yang memang jauh dari keramaian. Tiga orang saksi kini masih diperiksa.
(asy/)











































