Konflik Thailand Selatan, 1 Orang Dipenggal & 4 Ditembak

Konflik Thailand Selatan, 1 Orang Dipenggal & 4 Ditembak

- detikNews
Rabu, 15 Jun 2005 15:46 WIB
Jakarta - Korban jiwa terus berjatuhan di wilayah konflik Thailand Selatan. Seorang pria tua dipenggal di Provinsi Pattani dan empat orang lainnya tewas ditembak.Mayat tanpa kepala milik Kamol Chunetr ditemukan di Distrik Yaring, Provinsi Pattani pada Selasa (14/6/2005) larut malam waktu setempat. Kepalanya yang berlumuran darah kemudian ditemukan patroli tentara dalam sebuah plastik di jalanan, sekitar dua kilometer dari rumah pensiunan guru berusia 65 tahun itu."Kami yakin kematian dia terkait dengan kekerasan di selatan namun kami juga tidak bisa mengabaikan kemungkinan adanya konflik pribadi," ujar seorang perwira Kepolisian di Yaring kepada kantor berita AFP, Rabu (15/6/2005).Aparat Kepolisian menemukan sebuah pesan tertulis di tubuh korban. Namun Kepolisian menolak menyebutkan bunyi pesan itu.Kamon yang beragama Budha itu merupakan korban kedua yang dipenggal dalam 10 hari ini di Thailand selatan. Sebelumnya, seorang pekerja perkebunan berusia 59 tahun dipenggal di Provinsi Yala. Sebuah catatan ditinggalkan di jasad korban. Bunyinya: "Anda menangkap orang-orang yang tidak bersalah, jadi saya bunuh orang-orang yang tidak bersalah."Empat warga Muslim juga dibunuh dalam tiga insiden penembakan terpisah di Thailand selatan. Keempat korban itu adalah Matauhe Batuseng (47), ditembak di kepala ketika sedang bekerja di perkebunan karet di Distrik Bacho, Provinsi Narathiwat. Serta Yako Kabo (48), mantan wakil kepala desa yang ditembak di Distrik Yarang, Pattani. Dua korban lainnya, Mayeesaw Sa-i (43), kepala Distrik Saiburi di Pattani dan sopirnya, Adiming Isa tewas setelah diberondong peluru saat berada di truk mereka.Lebih dari 700 orang telah meninggal sejak Januari 2004 ketika serangan berdarah ke pangkalan militer memicu timbulnya perlawanan di tiga provinsi paling selatan Thailand, yang berbatasan dengan Malaysia itu. (ita/)


Berita Terkait