DetikNews
Selasa 16 Januari 2018, 20:23 WIB

JK Ngaku Sorongkan Anies ke Prabowo, PKS: Monggo Mengklaim

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
JK Ngaku Sorongkan Anies ke Prabowo, PKS: Monggo Mengklaim Gubernur DKI Anies Baswedan saat melepas Wapres JK ke Istanbul. (Foto: dok. Tim Media Wapres)
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla mengaku menyorongkan nama Anies Baswedan kepada Ketum Gerindra Prabowo Subianto dalam Pilgub DKI 2017. PKS selaku partai pengusung Anies dan Sandiaga Uno menyebut memang banyak yang mengklaim pasangan tersebut setelah menang.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan klaim tersebut boleh-boleh saja, termasuk dari JK. Namun, dia menegaskan, yang berperan penting dalam kesuksesan Anies-Sandi ialah Prabowo dan Presiden PKS Sohibul Iman.

"Memang Mas Anies ini kalau sudah menang pasti banyak yang mengklaim karena kemenangan itu melahirkan seribu ayah dan ibu, kekalahan itu menjadi anak yatim. Jadi monggo kalau ada pihak-pihak, termasuk Pak Jusuf Kalla, yang menyodorkan Mas Anies," kata Mardani saat dihubungi, Selasa (16/1/2018).


"Tetapi memang yang terpentingnya Pak Prabowo dan Pak Sohibul Iman punya kelegawaan bahwa Mas Anies-lah yang diterima," imbuhnya.

Mardani menuturkan Anies mungkin punya kedekatan dengan beberapa pihak, termasuk JK. Namun kedekatan itu, menurutnya, bukan faktor utama seseorang mengklaim sendiri pencalonan Anies.

"Bahwa Mas Anies dekat dengan Pak Jusuf Kalla, itu mungkin. Pak Jusuf Kalla mendorong Pak Anies mungkin, tapi faktor utamanya adalah Pak Prabowo dan Pak Sohibul Iman dan Pak Salim Segaf Al-Jufri yang memutuskan menerima dan menjadikan Mas Anies cagub DKI," ucapnya.

JK Ngaku Sorongkan Anies ke Prabowo, PKS: Monggo MengklaimMardani Ali Sera (Foto: dok. PKS)

Pengakuan JK terkait dirinya yang menyorongkan Anies terlontar saat membela Prabowo yang dituding La Nyalla Mattalitti menerapkan mahar politik di Pilgub Jatim 2018.

"Pengalaman saya juga kembali, karena yang mulai ribut (itu) Gerindra. Pengalaman saya waktu mengusulkan Anies Baswedan ke Pak Prabowo langsung saja diterima tanpa syarat-syarat. Tidak ada (mahar) itu," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, hari ini.
(gbr/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed