Mayat Chika, yang merupakan warga Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, ditemukan pertama kali oleh pemilik salon sekitar pukul 12.00 WIB. Kiki merasa curiga saat melihat salon tidak buka sampai siang hari.
"Saya awalnya curiga, kenapa salon ini tidak buka sudah siang, listrik di dalam juga masih hidup dan tidak seperti biasanya. Pas saya cek, ternyata sudah banyak darah, dia sudah tidak bernyawa lagi," kata Kiki saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (16/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, yang datang ke lokasi, langsung melakukan olah TKP. Belum diketahui penyebab pasti waria ini tewas, apakah korban perampokan atau ada motif lain, meskipun ada beberapa barang yang hilang.
"Dugaan sementara adalah korban pembunuhan, kami tidak bisa berspekulasi apakah ini korban perampokan atau ada motif lain. Tadi sudah dilakukan olah TKP terlebih dahulu dan memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui pasti penyebab kematian," kata Yon Edi.
Adapun barang bukti yang diamankan dari lokasi adalah kain yang digunakan untuk melilit leher korban dan sebuah tabung elpiji 3 kg.
Tabung gas ini diduga kuat menjadi penyebab tewasnya korban setelah dipukulkan oleh pelaku dan kehabisan darah. Saat ini mayat korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk diautopsi. (asp/asp)










































