Teroris di Poso-Ambon Terkait Jaringan Internasional
Rabu, 15 Jun 2005 14:33 WIB
Jakarta - Para pelaku teror bom di daerah konflik di Indonesia Timur, misalnya di Poso dan Ambon, terkait dengan organisasi internasional, minimal mereka mempunyai hubungan secara pribadi. Indikasi ini berdasarkan temuan barang bukti di lokasi konflik.Hal ini dikatakan Kabidpenum Mabes Polri Kombes Pol Zainuri Lubis dalam jumpa pers di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jl. Trunojoyo No. 3, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2005)."Senjata yang diperoleh kepolisian dari para pelaku teror tersebut di antaranya ada yang berasal dari Filipina berjenis M-16 dan dari Thailand selatan," ungkap Zainuri.Kepolisian hingga kini belum dapat memastikan apakah pelaku teror di Indonesia Timur itu memiliki keterkaitan dengan pelaku bom di Jakarta. "Kita masih putus-putus dalam mengungkap keterkaitan pelaku bom di Indonesi Timur dengan para pelaku bom di Jakarta," katanya.Namun Zainuri menegaskan selalu ada kemungkinan keterkaitan dengan pelaku bom di Jakarta. "Hal ini mengingat belum tertangkapnya Dr Azhari dan Noordin M Top," alasannya.
(mly/)











































