Karangan Bunga Dukacita dari Presiden Jokowi untuk Habib Kwitang

Karangan Bunga Dukacita dari Presiden Jokowi untuk Habib Kwitang

Indra Komara - detikNews
Selasa, 16 Jan 2018 16:08 WIB
Karangan bunga dukacita mengatasnamakan Presiden Jokowi (Foto: Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Karangan bunga dukacita atas berpulangnya Almarhum Habib Abdurrahman Al Habsyi Kwitang terus berdatangan. Salah satunya mengatasnamakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Pantauan detikcom, Selasa (16/1/2018), karangan bunga dukacita atas nama Presiden Jokowi terlihat di samping Masjid Ar-Riyadh, Jalan Kembang VI, Kwitang, Jakarta Pusat. Karangan itu tertulis 'Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Al Habib Abdurrahman Bin Muhammad Bin Ali Al Habsy'.

[Gambas:Video 20detik]


Karangan bunga dari Kapolri dan Kapolda Metro JayaKarangan bunga dari Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Foto: Indra Komara/detikcom

Sementara itu, di depan Islamic Center Majelis Taklim Kwitang, Jalan Kembang III juga berjejer karangan bunga dukacita. Karangan bunga itu datang dari tokoh-tokoh seperti Wasekjen PDIP Ahmad Basarah, Kapolda Metro Jaya Idham Aziz, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, hingga Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifudin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Habib Kwitang meninggal pada Senin (15/1) malam di RS Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur. Jenazahnya sudah dimakamkan di Masjid Jami Ar-Riyadh, Kwitang, Jakarta Pusat.

Karangan bunga dukacita dari para tokoh untuk Habib KwitangKarangan bunga dukacita dari para tokoh untuk Habib Kwitang Foto: Indra Komara/detikcom

Jenazah Habib Kwitang dimakamkan setelah salat zuhur pukul 12.52 WIB dan selesai pada pukul 14.50 WIB. Sejumlah pelayat pun berdatangan, seperti Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono bersama dua putranya, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono. Tak lama, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno juga datang melayat.

"Kenangan saya banyak sekali. Almarhum ini ulama besar, tokoh Islam yang tekun. Boleh dikata selama 10 tahun saya memimpin Indonesia, beliau adalah guru sekaligus sahabat saya," ujar SBY usai melayat.

(ams/ams)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads