DetikNews
Selasa 16 Januari 2018, 12:24 WIB

Menristek: Korban Selasar Ambruk BEI Ditangani dengan Baik

Samsdhuha Wildansyah - detikNews
Menristek: Korban Selasar Ambruk BEI Ditangani dengan Baik Menristekdikti M Nasir (Sams/detikcom)
FOKUS BERITA: Plafon BEI Ambrol
Jakarta - Menristekdikti M Nasir menjenguk korban selasar ambruk di Bursa Efek Indonesia (BEI) di RS Siloam, Jakarta Selatan. Setelah menjenguk korban, Nasir berharap hal ini menjadi kecelakaan terakhir dan tidak ada kecelakaan lagi untuk anak-anak Indonesia.

"Ini atas nama pemerintah, saya sangat prihatin. Mudah-mudahan ini yang terakhir, jangan ada terjadi kecelakaan yang lainnya pada anak-anak Indonesia, khususnya mahasiswa yang ada di Indonesia yang sedang ikuti studi lapang, baik di bursa maupun tempat lain," kata Nasir di RS Siloam, Jl Garnisun Dalam, Semanggi RT 5 RW 4, Karet Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).

Ia mengatakan biaya perawatan mahasiswa di rumah sakit ditanggung oleh BEI.




"Pengobatan ditanggung oleh pihak BEI, dia akan menanggung bersama pengelola gedung dikoordinasi oleh yayasan nanti karena yang punya mahasiswa kan yayasan, jadi nanti (ada kordinator yang) koordinasikan," kata Nasir.

Nasir mengatakan pihak rumah sakit sudah menangani para korban dengan baik. Ia juga meminta seluruh pihak terkait membantu mahasiswa korban selasar BEI dalam penanganan yang terbaik agar para mahasiswa dapat ikut kuliah pada Februari mendatang.

"Saya melihat tadi ditangani dengan baik. Ada di ruang operasi, sedang keluar dari ruang operasi, di ruang ICU, dan di ruang kamar-kamar. Ini yang saya perhatikan anak-anak shock pastilah dia yang pada saat dia senang ingin setelah studi lapang langsung ke bursa ternyata terjadi kecelakaan semacam ini," kata Nasir.

Selain itu, ketika ditanya ihwal konstruksi gedung BEI sendiri, ia menilai harus dilihat oleh tim ahli dan barulah diketahui ada pelanggaran atau tidak dalam konstruksi bangunan gedung BEI.

"Nanti ada tim yang menilai sendiri ya apakah terjadi pelanggaran nanti itu tim ahli yang lakukan hal itu. Itu bukan urusan Kementerian Ristekdikti ya, nanti itu urusan yang mengurusi tentang infrastruktur ya," kata Nasir.
(rvk/rvk)
FOKUS BERITA: Plafon BEI Ambrol
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed