DetikNews
Selasa 16 Januari 2018, 10:52 WIB

Rektor Univ Bakrie Duga Insiden Selasar BEI Mirip Tragedi Kansas City

Rina Atriana - detikNews
Rektor Univ Bakrie Duga Insiden Selasar BEI Mirip Tragedi Kansas City Selasar gedung BEI yang ambruk (Foto: Dok. pembaca detikcom Arie)
FOKUS BERITA: Plafon BEI Ambrol
Jakarta - Penyebab ambruknya selasar Tower II gedung BEI masih dalam investigasi. Namun salah satu kemungkinan penyebabnya diperkirakan karena resonansi.

"Dengan melihat tipe keruntuhan yang mendadak seperti itu, penyebab keruntuhan selasar bisa karena terjadinya resonansi," kata ahli struktur yang juga Rektor Universitas Bakrie, Profesor Sofia Alisjahbana, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (16/1/2018).

Rektor Univ Bakrie Duga Insiden Selasar BEI Mirip Tragedi Kansas CityProf Sofia (Foto: Dok. Istimewa)
"Resonansi adalah kondisi di mana frekuensi beban yang berada di atas selasar sama dengan frekuensi alami struktur. Peristiwa ini mirip dengan runtuhnya lantai selasar di Hotel Hyatt Regency di Kansas City," jelasnya.


Sofia menjelaskan, struktur tambahan seperti selasar harus dirancang secara tepat berdasarkan fungsinya. Apakah hanya untuk orang lalu lalang atau ada fungsi lain.

"Berapa kapasitas maksimum orang yang melalui selasar itu pada saat peak? Lalu bagaimana juga perilaku orang orang yang berjalan di atas selasar itu? Apakah langkah-langkah seperti berbaris atau berlari-lari kecil? Semuanya itu akan mempengaruhi sifat beban dinamik pada selasar itu," ujar lulusan Teknik Sipil ITB tahun 1986 itu.

Selain itu, lanjut Sofia, sambungan yang digunakan untuk selasar juga harus dihitung dengan benar. Sofia menduga selasar BEI memiliki sambungan yang sudah lapuk.

"Sambungan yang digunakan untuk selasar tersebut juga harus dihitung dengan benar sesuai dengan beban yang telah didesain. Dari informasi yang saya peroleh, struktur tambahan yang runtuh tersebut, sambungannya menggunakan chemical concrete," tutur Sofia.




"Sehingga menurut saya mungkin saat ini sudah lapuk. Untuk menghindari hal yang sama, perhitungan yang tepat harus dilakukan. Meski fungsi selasar biasanya digunakan untuk tempat orang lalu lalang, namun harus direncanakan dan didesain dengan memperhitungkan masalah resonansi akibat beban dinamik," pungkas lulusan University of Wisconsin-Madison AS itu.

Selasar Tower II gedung BEI ambruk pada Senin (15/1) sekitar pukul 12.00 WIB. Lebih dari 70 orang dilarikan ke rumah sakit.

Mayoritas korban merupakan mahasiswa Universitas Bina Darma yang tengah melakukan study tour ke gedung BEI. Sejauh ini tak ada korban jiwa akibat insiden tersebut.
(rna/tor)
FOKUS BERITA: Plafon BEI Ambrol
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed