Kalla Tak Berminat Buka Hotline Service Ala SBY
Rabu, 15 Jun 2005 12:19 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla ternyata tidak berminat mengekor bosnya membuka hotline service guna menampung keluhan masyarakat. "Satu saja supaya gampang," katanya.Menurut Kalla, untuk menampung keluhan masyarakat terhadap pemerintahan, baik di pusat mau pun daerah, cukup Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saja yang membuka hotline service."Nanti kan presiden membagikan kepada seluruh menteri dan saya," ungkap Kalla usai memberi pengarahan dalam raker BRI di Gedung BRI I, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Rabu (15/6/2005).Sekadar diketahui, Sabtu (11/6/2005) lalu, Presiden SBY meminta masyarakat tidak ragu-ragu melaporkan ketidakberesan/ketidakpuasannya terhadap penyelenggaraan negara, baik di tingkat pusat maupun daerah. Untuk menampung keluhan itu, SBY mempersilakan masyarakat menyampaikannya lewat pesan singkat (SMS) ke nomor 0811-10-9949.Imbauan SBY ini disambut antusias oleh masyarakat Indonesia. Akibat tidak mampu menampung ribuan SMS, ponsel SBY akhirnya hang. Agar tidak mengecewakan rakyatnya, SBY akhirnya memutuskan mencari nomor baru yang lebih mudah diingat, karena hanya terdiri dari empat digit.Kegiatan 'iseng-iseng berhadiah' yang dilakukan detikcom menemukan bahwa nomor baru itu adalah 9949. Hal ini dibuktikan dengan dibalasnya dua SMS yang dikirim. Pesan itu dibalas oleh fasilitas auto reply pada SMS server kepresidenan. Balasan itu sampai dalam tempo kurang dari dua detik sejak pesan awal terkirim. Terima Kasih atas partisipasi Anda dan pesan Anda telah kami terima. Ttd Presiden Republik Indonesia. Demikian bunyi balasan yang menandakan bahwa SMS yang kita kirim telah diterima. Ongkos SMS itu standar, Rp 350 per pesan.Sedangkan, pesan yang dikirimkan ke nomor 7747 (Pres) tidak terkirim. Hanya tertulis Sending Failed. Nomor ini sebelumnya diduga adalah nomor yang dipilih untuk menampung serbuan keluhan masyarakat.Perlu diketahui bahwa 9949 menandakan tanggal lahir SBY pada 56 tahun lalu di Pacitan, Jawa Timur, yakni 9 September 1949. Pantas saja, empat angka tersebut juga digunakan untuk ponsel pribadinya yakni 0811 10 9949.
(umi/)











































