Ruswiyati 'No Comment' Soal Pengakuan Wiranto
Rabu, 15 Jun 2005 10:32 WIB
Jakarta - Wiranto dikabarkan mengaku mengetahui penculikan aktivis 1997-1998. Kini, para korban penculikan itu diyakini telah tewas. Benarkah Wiranto memberikan pengakuan seperti itu? Ketua Tim Penyelidikan Penghilangan Orang Secara Paksa (TPOSP) Ruswiati Suryasaputra memilih 'no comment'. Menurut Ketua Ikatan Korban Orang Hilang Indonesia (Ikohi) Mugiyanto, Wiranto mengakui hal itu dalam pertemuan tertutup dengan Ruswiyati di cafe shop di di Gedung Lippo, Jl. Sudirman, Jumat (10/6/2005) lalu. Dalam pertemuan itu, Ruswiyati didampingi anggota TPOSP Samsuddin. Mugiyanto mengaku mendapatkan informasi itu dari orang dalam. "Informasinya sangat valid," kata Mugiyanto yakin. Bahkan, Mugiyanto mendesak TPOSP segera mendalami pengakuan Wiranto tersebut agar semuanya jelas. Termasuk, bila mereka dibunuh, di mana kuburan mereka. Ruswiyati saat dihubungi detikcom, Rabu (15/6/2005) memilih tidak mau berkomentar. "Saya no comment," kata Ruswiyati saat ditanya apakah benar Wiranto mengakui hal itu saat bertemu dengannya Jumat lalu. Ruswiyati hanya menegaskan, dirinya tidak pernah membuat pernyataan terkait hal itu kepada Ikohi. "Itu tanya saja Ikohi. Saya tidak pernah membuat pernyataan tentang itu untuk Ikohi. Tidak pernah," kata dia. Namun, Ruswiyati membenarkan bahwa hasil pertemuannya dengan Wiranto akan dibahas dalam rapat TPOSP. "Tapi kan itu belum bisa diumumkan karena harus dikonfirmasi dengan berbagai pihak. Jadi saya selaku ketua tim tidak pernah mengeluarkan statemen itu ke Ikohi," kata dia lagi.Bila memang pengakuan Wiranto itu benar, tentu bisa menguak tabir penculikan misterius pada 1997-1998. Selama ini, para petinggi TNI mengaku telah membebaskan para aktivis. Tapi, ternyata masih ada 14 aktivis korban penculikan yang tidak jelas keberadaannya.
(asy/)











































