"Mengenai robohnya atap Gedung BEI, nanti kami akan periksa lagi IMB-nya, kemudian cek lagi bangunannya," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/1/2018).
Sandiaga mengatakan juga akan mengecek Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Gedung BEI. Sandiaga akan mengecek keseluruhan izin dari bangunan tersebut.
"Tentu saja SLF-nya juga harus dicek, bukan hanya IMB saja. Bangunannya juga kalau perlu dicek lagi, kokoh atau tidak," ujar Sandiaga.
Sebelumnya, selasar Gedung BEI roboh. Terdapat 30 orang saat ini dirawat di RS Siloam, Semanggi, Jakarta. Ada sejumlah orang yang diduga mengalami patah tulang karena selasar ambruk itu.
"Teregistrasi 30 orang. Dugaan patah tulang 3 orang, satu orang dipastikan patah tulang," ujar Head of Business Development RS Siloam, Triana Tambunan, kepada wartawan di RS Siloam. (fdu/rvk)











































