Sandi Sebut Guru Digaji Rp 31 Juta, Kadisdik: Itu Kepala Sekolah SMA

Sandi Sebut Guru Digaji Rp 31 Juta, Kadisdik: Itu Kepala Sekolah SMA

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Senin, 15 Jan 2018 10:54 WIB
Sandi Sebut Guru Digaji Rp 31 Juta, Kadisdik: Itu Kepala Sekolah SMA
Kadisdik DKI Sopan Adrianto (Fida/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pernah mengatakan guru di Jakarta mendapatkan gaji Rp 31 juta. Kepala Dinas Pendidikan DKI Sopan Adrianto mengatakan gaji yang mendekati Rp 31 juta itu bisa didapat oleh guru yang menjabat kepala sekolah tingkat SMA/SMK di DKI.

"Ya semua, take home pay. Jadi itu sebenarnya waktu itu profesor itu menyampaikan bahwa gaji di Finlandia itu Rp 31 juta kalau di kurs rupiah kan. Nah, Pak Wagub nanya, 'DKI gimana?', 'Ya mendekati itu, Pak,' saya bilang. Karena kalau dihitung-hitung, guru senior, kepala sekolah senior, itu ya mendekati situ. Tapi take home pay ya, kalau gaji mah semua standar namanya PNS," kata Sopan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/1/2018).

Sopan mengatakan guru yang mendapatkan take home pay sebesar itu adalah kepala SMA atau SMK. Dia mengatakan kepala sekolah tersebut mendapatkan uang secara keseluruhan sebesar hampir Rp 31 juta per bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu adalah guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Kepala sekolah itu ya guru juga gitu loh. Kepala sekolah itu adalah guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Nah, TKD-nya itu memang mendekati. Jadi bukan Rp 31 juta, tapi mau mendekati. Itu saja," terang Sopan.

Sopan tidak bisa menjelaskan detail gaji guru tersebut. Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Susi Nurhati juga mengaku tidak hafal detail gaji tersebut.

"(Take home pay) itu tadi tergantung jenjangnya ya. Kalau jenjangnya makin tinggi, makin banyak. Untuk kepala sekolah sampai angka 31, sampai. Mereka dapat TKD, dapat sertifikasi, plus gaji," terang Susi.




Sebelumnya, Sandiaga Uno menjelaskan informasi soal besaran gaji guru di Ibu Kota sebesar Rp 31 juta diketahui dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Sopan Adrianto. Informasi itu disampaikan Sopan saat dia dan Sandiaga bertemu tokoh pendidikan Indonesia Prof Nanat Fatah Natsir di Balai Kota.

"Jadi begini, presentasi Pak Nanat sama Pak Faisal. Saya sampaikan, kalau segitu, mungkin agak tinggi ya di Jakarta, waktu dia bilang Rp 300-400 juta per tahun. Tapi kan itu kan berarti Rp 30 juta per bulan," kata Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1). (fdu/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads