DetikNews
Minggu 14 Januari 2018, 23:39 WIB

Dukung Bamsoet Jadi Ketua DPR, Ical Bicara Penghentian Pansus KPK

Tsarina Maharani - detikNews
Dukung Bamsoet Jadi Ketua DPR, Ical Bicara Penghentian Pansus KPK Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie alias Ical (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) resmi mendapat dukungan dari Dewan Pembina Partai Golkar untuk menggantikan Setya Novanto di kursi Ketua DPR. Keterlibatannya sebagai anggota Pansus Angket KPK pun dipertanyakan.

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menanggapi hal tersebut.

"Ya kenapa? Kalo Pansus-nya diberhentikan kan nggak ada keterlibatan lagi," kata Ical, sapaan Aburizal, di Bakrie Tower, Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (14/1/2018).

Dia mengatakan hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan jargon 'Golkar Bersih' yang diusung oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Ical menilai jargon tersebut lebih menunjukkan bahwa Golkar akan bersih ke depannya.

"Saya kira, kalau Golkar bersih bukan berarti Golkar mendukung atau tidak mendukung. Saya yakin bahwa apa yang dimaksud oleh Pak Airlangga adalah bahwa ke depan Golkar harus bersih," ucapnya.

Ical menyatakan Airlangga pun akan segera mengakhiri Pansus Angket KPK. "Dalam sikap ini bahwa Pak Airlangga tentu berpendapat bahwa sudah waktunya. Sudah cukup apa yg dibicarakan selama ini dalam Pansus KPK," tutur Ical.

Baca juga: Rapat Selesai, Airlangga Perintahkan Golkar Akhiri Pansus Angket KPK

Airlangga memang telah meminta Fraksi Golkar di DPR untuk segera mengakhiri Pansus Angket KPK. "Salah satu yang menjadi target adalah terkait dengan pansus KPK untuk segera diselesaikan. Tentu pada posisi ini karena sudah tiga kali masa sidang maka ini sudah harus segera mengambil kesimpulan," kata Airlangga usai pimpin rapat Fraksi Golkar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1).

Sikap Golkar terkait Pansus Angket KPK memang ditunggu seiring dengan moto 'Golkar Bersih' di bawah komando Airlangga Hartarto. Sejak Airlangga terpilih sebagai ketum, Fraksi Golkar disebut akan keluar dari Pansus Angket terhadap KPK.


(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed