DetikNews
Minggu 14 Januari 2018, 12:46 WIB

Anies soal Beda Jabat Menteri dan Gubernur: Jadi Jarang ke Airport

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Anies soal Beda Jabat Menteri dan Gubernur: Jadi Jarang ke Airport Foto: Gubernur DKi Jakarta Anies Baswedan menghadiri kajian tauhid bersama Aa Gym di Masjid Istiqlal. (Kanavino)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bercerita soal perbedaan menjadi menteri dan Gubernur DKI Jakarta. Salah satu perbedaan yang dirasakan Anies adalah dirinya menjadi jarang ke bandara. Apa maksudnya?

Anies menyampaikan itu saat menjawab pertanyaan dari Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) di kajian tauhid di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (14/1/2018). Anies mengatakan menjadi menteri itu mengurusi warga se-Indonesia namun terfokus kepada satu hal, sedangkan Gubernur DKI sebaliknya.

"Jadi Gubernur Jakarta dibandingkan dengan kalau menteri yang diurus se-Indonesia. Jadi Aceh sampai Papua, kalau gubernur satu wilayah semua bidang. Dari mulai gorong-gorong sampai urusan yang sangat elite. Tapi terasa sesudah jadi gubernur saya jarang ke airport, jarang sekali ke airport. Perginya ke Marunda, Kebayoran Lama, Cilincing. Karena memang urusannya Jakarta," kata Anies.

Anies juga menjelaskan dirinya lebih banyak berinteraksi dengan warga saat menjabat sebagai Gubernur DKI. Sedangkan saat di kementerian, Anies lebih banyak berfokus pada tataran kebijakan.

"Di Jakarta dengan tugas sebagai gubernur lebih banyak berinteraksi dengan warga. Lebih banyak berkomunikasi dengan masyarakat. Kalau di kementerian, itu berada di tataran pembuatan kebijakan, soal kurikulum, soal sekolah, soal kebijakan-kebijakan semua tapi kalau gubernur, pelaksanaan," jelasnya.

Selain itu, Anies mengatakan tak ada waktu libur saat memimpin Ibu Kota. Baginya, setiap hari harus dijadikan waktu untuk melayani warga.

"Karena itu juga di kementerian sibuknya Senin sampai Jumat, kalau gubernur sibuknya Senin sampai Jumat, lalu Jumat pertama, jumat kedua, jumat ketiga. Lalu senin lagi. Jadi nggak ada Sabtu-Minggu. Justru kerja karena warga kegiatan Sabtu-Minggu. Majelis-majelis, dari mulai bersih kampung sampai imunisasi. Itu dilakukan di Sabtu dan Minggu. Jadi dari sisi kesibukan beda," ucapnya.

Terlepas dari perbedaan tersebut, Anies merasakan hal yang sama dari dua jabatan itu. Dia mengaku bisa menjadi lebih bermanfaat terhadap masyarakat.

"Tapi satu hal yang saya rasakan sama. Dua-duanya memberikan kesempatan untuk membuat makna kepada lingkungan, dan kita bisa mendekati sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan makna, faedah yang besar bagi lingkungan," imbuhnya.
(knv/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed