"Mereka sering bertengkar di rumah. Sebelum suaminya tewas, mereka bertengkar," kata Kapolsek Semadam, Polres Aceh Tenggara, Ipda Saniman saat dihubungi detikcom, Sabtu (13/1/2018).
Menurut pengakuan pelaku, pemicu utama dari pertengkaran itu adalah sang suami (korban) sering mabuk hingga kerap ribut di rumahnya. Korban juga kerap memukul istrinya (pelaku) jika pulang ke rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya jasad korban dibawa dengan gerobak sorong dan pelaku menggali lubang dengan alat berat untuk ditanam di kebun miliknya.
Baca juga: Kerap Cekcok Mulut, IRT di Aceh Bunuh Suami |
"Kita dapat laporan bahwa tersangka TP mengakui telah membunuh suaminya. Jasadnya dikubur di kebun milik korban," kata Saniman.
Akibat kejadian itu, saat ini tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Semadam untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saat ini, pelakunya satu orang. Namun penyidik terus melakukan pengembangan apakah ada keterlibatan orang lain. Termasuk motifnya juga apakah hanya sebatas bertengkar atau ada lainnya," sebut Saniman. (jbr/jbr)











































