DetikNews
Sabtu 13 Januari 2018, 16:27 WIB

Agar Harga Beras di Sulsel Tak Kemahalan, 1.000 Polisi Dikerahkan

Ibnu Munzir - detikNews
Agar Harga Beras di Sulsel Tak Kemahalan, 1.000 Polisi Dikerahkan Para pejabat di depan karung-karung beras. (Ibnu Munsir/detikcom)
Makassar - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menyiagakan 1.000 personel Satuan Tugas (Satgas) Pangan selama operasi pasar. Seribu polisi berpakaian preman ini ditugaskan mengawasi operasi pasar beras Bulog di sejumlah pasar tradisional di Sulawesi Selatan.

Kepala Satgas Pangan Sulsel Kombes Yudhiawan telah memerintahkan anggotanya yang berpakaian dinas dan preman mengawasi operasi yang digelar Bulog. Mereka bahkan ditugasi khusus mengawasi pedagang yang menaikkan harga beras tak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) di pasar.

"Kita sudah menugaskan anggota, baik pakaian dinas maupun preman, untuk mengawasi operasi pasar di Sulsel. Kami juga tugaskan mengawasi pedagang yang nakal jika menjual beras di luar dari yang ditetapkan pemerintah," kata Yudhiawan saat ditemui di gudang Bulog, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (13/1/2018).

Dia menambahkan masyarakat tak perlu khawatir soal harga beras di pasar. Kalaupun ada pedagang yang menjual mahal di luar aturan pemerintah, diharapkan segera melapor ke Satgas Pangan bagian Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Sulsel.

"Masyarakat tak perlu khawatir, kalau ada pedagang nakal, silakan laporkan ke kami, kami akan tindak," jelasnya.

Polda Sulsel telah menyiapkan dua petugas Satgas Pangan di setiap pasar dan operasi pasar. Mereka bersiaga melaporkan kondisi dan situasi selama operasi pasar berlangsung.

"Mereka siaga terus, satu pasar diisi dua petugas Satgas Pangan," tutup Yudhiawan.
(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed