Babinkum TNI Belum Tahu Soal Pengakuan Wiranto

Babinkum TNI Belum Tahu Soal Pengakuan Wiranto

- detikNews
Selasa, 14 Jun 2005 16:40 WIB
Jakarta - Wiranto dikabarkan memberikan pengakuan penting soal penculikan aktivis 1997-1998. Tapi, Badan Pembinaan Hukum (Babinkum) TNI yang menjadi tim advokasinya mengaku tidak mengetahui pengakuan Wiranto itu. Kepala Babinkum TNI Mayjen FX Johannes Sukiman saat dihubungi detikcom, Selasa (14/6/2005) mengaku belum berhasil mengontak Wiranto. "Saya sudah mencoba menghubungi Pak Wiranto sore ini, tapi masih gagal," aku Johannes. Johannes mengaku belum berhasil mengontak Wiranto sejak beberapa hari lalu. Saat ada pertemuan Wiranto dengan Ketua Tim Penyelidikan Penghilangan Orang Secara Paksa (TPOSP) Ruswiati Suryasaputra di cafe shop di Gedung Lippo, Jl. Sudirman, Jumat (10/6/2005) lalu, Johannes juga mengaku tidak tahu. Karena itu, Johannes mengaku tidak tahu menahu soal pengakuan Wiranto dalam pertemuan tertutup tersebut. "Saya akan coba menghubungi Wiranto. Jadi, sabar dulu ya," kata Johannes. Babinkum selama ini memang ditunjuk sebagai tim advokasi terhadap purnawirawan TNI maupun personel TNI yang masih aktif dalam tuduhan kasus pelanggaran HAM berat. "Sampai saat ini, kita tetap solid. Mungkin Pak Wiranto tidak bisa dikontak, karena sangat sibuk," ujar dia. Pengakuan penting Wiranto tersebut terkait penculikan para aktivis pada 1997-1998. Ketua Ikatan Korban Orang Hilang (Ikohi) Mugiyanto membocorkan bahwa saat bertemu Ruswiyati, Wiranto mengaku mengetahui penculikan itu. Bahkan, kata Mugiyanto, Wiranto mengaku mereka sudah tidak ada. "Informasi ini valid," kata Mugiyanto. Tapi, benarkah Wiranto memberikan pengakuan seperti itu masih perlu diselidiki lebih lanjut. Ketua TPOSP Ruswiati dan anggota TPOSP Samsuddin belum bisa dimintai klarifikasi. Saat dihubungi, keduanya belum mengangkat handphone mereka. (asy/)


Berita Terkait