Peristiwa ini terjadi pada Kamis (11/1/2018) siang tadi. Ada dua pelaku lain yang ikut merampok toko emas.
"Kejadian tadi siang, pelaku saat beraksi ada empat orang dan menggunakan senjata api. Saat kejadian itu, Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono sedang mengumpulkan anggota dan ada yang melaporkan kejadian. Tak berpikir panjang, semua anggota langsung menuju TKP," kata Kasatreskrim Polres Muaraenim AKP Agus Prihandinika saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (11/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Gelumbang sempat memberikan tembakan peringatan, tetapi tidak dihiraukan para pelaku. Khawatir perampok semakin membahayakan warga, Kapolsek mengambil tindakan tegas kepada pelaku dan melumpuhkan agar tidak melarikan diri.
"Tembakan peringatan tidak dihiraukan, akhirnya Kapolsek bersama anggota melumpuhkan pelaku, tetapi dua di antaranya berhasil kabur. Saat kedua pelaku ini dilumpuhkan, masyarakat itu sudah ramai. Mungkin karena emosional, mereka langsung mengejar pelaku," sambung Agus.
Dalam kondisi tertembak, kedua pelaku yang sudah ditangkap langsung dihajar massa sampai sekarat. Polisi yang ada di lokasi berusaha melerai dan membawa pelaku ke rumah sakit. Tetapi nyawa satu pelaku berinisial SD tidak terselamatkan dan dinyatakan tewas. Sedangkan RF masih menjalani perawatan medis usai dihajar massa.
Adapun barang bukti yang diamankan adalah dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut 12 butir peluru aktif. Sementara itu, emas yang dibawa kabur dua pelaku lain diperkirakan seberat 8 kg. (jbr/jbr)










































