Paket Misterius Dikirim Lagi ke Gedung Parlemen Australia
Selasa, 14 Jun 2005 14:36 WIB
Jakarta - Gedung Parlemen Australia lagi-lagi menerima kiriman paket mencurigakan. Ini merupakan insiden keempat kalinya di gedung tersebut dalam dua pekan terakhir.Bungkusan misterius itu ditemukan di ruang penyortiran surat parlemen pada Selasa (14/6/2005) pagi waktu setempat. Demikian diungkapkan Ketua Parlemen Australia, David Hawker seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (14/6/2005).Ia tidak menyebutkan apakah paket tersebut mengandung serbuk mencurigakan seperti sebelum-sebelumnya. Menurut Hawker, dirinya telah memerintahkan agar prosedur penanganan surat-menyurat parlemen diperketat lagi. Para staf parlemen juga diingatkan untuk mewaspadai surat-surat yang mencurigakan.Hawker mengaku kesal dengan insiden paket mencurigakan ini. "Saya mengecam keras perbuatan itu," cetusnya.Sebelumnya, gedung Parlemen Australia di Canberra itu telah tiga kali menerima surat yang mengandung bubuk putih misterius. Namun setelah dianalisa lebih jauh, bubuk putih tersebut terbukti tidak berbahaya.Pekan lalu, sejumlah kedutaan asing di Australia, seperti Kedutaan AS, Inggris, Jepang, Korea Selatan, dan Italia juga menerima kiriman serbuk putih. Ini didahului dengan teror serbuk putih ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra. Kepolisian negeri Kangguru itu mengaku, sejauh ini pihaknya belum bisa mengetahui motif pengiriman serbuk putih tersebut.
(ita/)











































