DetikNews
Kamis 11 Januari 2018, 21:18 WIB

Masuki Tahun 2018, Menkes: KLB Difteri Telah Berhenti

Tsarina Maharani - detikNews
Masuki Tahun 2018, Menkes: KLB Difteri Telah Berhenti Menkes Nila Moeloek. (Foto: Bil Wahid/detikcom).
Jakarta - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit difteri telah berhenti. Ia pun mengatakan tidak ada kasus difteri baru memasuki tahun 2018 ini.

"Data terakhir 9 Januari 2018 kami terdapat 85 kabupaten dari 170 kabupaten yang sudah tidak ditemukan kasus baru. Jadi berarti KLB sudah berakhir tanggal 9 Januari 2018," ucap Nila di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

"Tahun 2018 tidak ada penambahan kabupaten atau kota yang melaporkan KLB difteri. Kasus baru tahun 2018 dilaporkan dari kabupaten dan kota yang melaporkan KLB di tahun 2017," sambungnya.


Namun, Nila menyampaikan bahwa pengawasan terhadap difteri masih terus dilakukan. Vaksin dan serum difteri juga diupayakan terus tersedia.

"Upaya yang dilakukan adalah pengawasan di mana deteksi dini setiap suspek kasus difteri diobati dan dicegah penularan dan penyebarannya," kata Nila.


"Kami tentu terus bekerja sama dengan Bio Farma untuk mendorong ketersediaan vaksin dan juga mendapatkan ADS (anti-difteri serum)," tambah dia.

Untuk diketahui, difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri bernama Corynebacterium Diphteriae. Pada manusia, bakteri ini umumnya menyerang saluran nafas atas menyebabkan gejala seperti demam, sakit tenggorokan, dan yang khas adalah munculnya selaput putih di sekitar amandel.

Difteri mematikan karena selaput putih yang disebut pseudomembrane dapat terus tumbuh tebal hingga seseorang kesulitan atau bahkan tidak bisa bernapas. Selain itu bakteri juga memproduksi toksin yang dapat merusak jantung, ginjal, dan saraf memicu komplikasi.
(elz/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed