2 Tersangka Kasus Suap Bupati Nganjuk Segera di Sidang di Surabaya

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 11 Jan 2018 20:03 WIB
Foto: Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK melimpahkan berkas 2 orang tersangka kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman ke penuntutan. Kedua tersangka itu akan menjalani sidang di PN Tipikor Surabaya.

"Hari ini dilakukan penyerahan berkas, barang bukti dan 2 tersangka dugaan suap terkait mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk ke penuntutan atas nama Kepala SMP Negeri 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk, SUW (Suwandi) dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk IH (Ibnu Hajar)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (11/1/2018).

Kedua tersangka itu pun telah dibawa ke Rutan Kelas 1 Surabaya. Pemindahan dilakukan terkait kepentingan persidangan.

"Keduanya dibawa ke Rutan Kelas 1 Surabaya untuk dititipkan tahan sehubungan dengan rencana sidang yang akan dilakukan di PN Tipikor Surabaya," ujar Febri.

Sebagai informasi, KPK mengamankan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman setelah diduga menerima suap Rp 298 juta yang dititipkan kepada orang kepercayaannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar dan Kepala SMPN 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi.

Pemberian uang itu disebut terkait perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk pada 2017. KPK kemudian menetapkan lima tersangka dalam kasus ini.

Tersangka penerima suap adalah Bupati Nganjuk 2013-2018 Taufiqurrahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar, serta Kepala SMPN 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi. Sementara itu, tersangka pemberi suapnya adalah Kabag Umum RSUD Kabupaten Nganjuk Mokhammad Bisri dan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk Harjanto. (HSF/idh)