Bom 'Diledakkan' di Kawasan Industri Candi Semarang

Bom 'Diledakkan' di Kawasan Industri Candi Semarang

- detikNews
Selasa, 14 Jun 2005 13:33 WIB
Semarang - Bom jenis high explosive meledak sekitar pukul 12.30 WIB di Kawasan Industri Candi, Ngaliyan, Semarang, Selasa (14/6/2006). Saat ini, polisi dari 12 negara ke lokasi dan menganalisa kejadian tersebut.Tidak usah khawatir, ledakan bom yang dampaknya terasa dalam 500 meter itu bukan ulah teroris, tapi dilakukan siswa-siswa JCLEC (Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation) atau Platina (Pusat Pelatihan Anti Teror Internasional) di Semarang.Ledakan-ledakan itu hanyalah simulasi belaka. Para siswa JCLEC diharuskan menganalisa ledakan bom, baik yang berdaya ledak rendah maupun tinggi sebagai penanda berakhirnya pelatihan. Dalam simulasi yang bertema Post Blast Incident Management atau manajemen pasca ledakan itu, peserta menangani beberapa bom yang berbeda-beda. Mereka diuji kemampuannya dalam mengindentifikasi jenis, bahan dan dampak bom.Ke-12 negara yang ambil serta dalam pelatihan itu berasal dari Fiji, Australia, Cina, Hongkong, Korea, Belanda, Pilipina, Laos, Papua Nugini, Timor Leste, Myanmar, dan Indonesia. Mereka dilatih oleh Mr Jack Clayton dari AFP.Simulasi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB. Kali pertama, para peserta simulasi disuguhi 3 ledakan bom berdaya ledak rendah. Usai ledakan, Mr Jack menjelaskan beberapa hal mengenai apa yang dilakukan kalau bom sudah meledak."Jangan melempar batu. Jangan lari. Jangan hidupkan HP. Karena ini kawasan yang sangat berbahaya," katanya pendek dalam bahasa Inggris.Usai ledakan berdaya ledak rendah, simulasi dilanjutkan dengan ledakan bom yang lebih besar. Pada tahap awal, mobil sedan warna biru bernopol K 7749 BA diledakkan. Setelah itu, ganti mobil angkot warna oranye.Karena berdaya ledak tinggi, para pekerja yang biasa bekerja di daerah sekitar itu diminta menjauh dari lokasi ledakan. Polisi dari Polwiltabes, Polres Semarang Barat, dan Polsek Ngaliyan sudah menutup lokasi sejak pukul 08.00 WIB. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads