Pertemuan tersebut digelar di ruang kerja Wakil Gubernur DKI. Eko lebih dulu menemui Sandi, kemudian mendatangi Gubernur DKI Anies Baswedan di ruang rapat yang terletak di Balairung, Balai Kota, sekitar pukul 10.30 WIB.
Sebelum bertemu Anies, Sandi mengajak Eko dan dua anggota DPRD DKI dari Fraksi PAN, Bambang Kusumanto dan Johan Musyawa, bertemu dengan wartawan. Dalam kesempatan tersebut, Eko menyatakan dukungan DPW dan Fraksi PAN DPRD DKI terhadap kepemimpinan Anies-Sandi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eko menegaskan, meskipun Fraksi PAN di DPRD DKI menyatu dengan Demokrat, arah politik mereka tetap berbeda. Penegasan itu berkaitan dengan kritik keras anggota Fraksi Demokrat Nur Afni Sajim mengenai implementasi program OK OCE.
"Tadi saya menstabilokan, saya menggarisbawahi bahwa kami sangat berbeda dengan apa yang diucapkan, baik oleh individu dari Demokrat maupun dari Demokrat," terang Eko.
Afni dalam rapat bersama jajaran Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan menyebut pelatihan peserta program OK OCE yang digagas Dinas UMKM hanya 'cuap-cuap'. Dia menilai Dinas UMKM tak perlu membuat pelatihan.
"Bikin kegiatan yang baik, kalau Dinas UMKM nggak perlu buat pelatihan nggak apa-apa. Wong pelatihan juga hanya paparan, pedangangnya juga nggak ngerti. Ini pelatihan cuap-cuap dan saya kontrol betul itu pelatihan di Jakbar," ujar Afni saat rapat di gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (9/1). (zak/aan)











































