DetikNews
Kamis 11 Januari 2018, 00:56 WIB

Pilgub Jatim 2018

Selesai Daftar ke KPU, Gus Ipul-Puti Bicara soal Takdir Duet

Rois Jajeli - detikNews
Selesai Daftar ke KPU, Gus Ipul-Puti Bicara soal Takdir Duet Gus Ipul-Puti saat mendaftar di KPU Jatim. (Rois Jajeli/detikcom)
Jakarta - Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno resmi mendaftar Pilgub Jatim pada hari terakhir pendaftaran. Gus Ipul dan Puti mengakui duetnya itu adalah suratan takdir.

"Akhirnya saya ditakdirkan bersama Mbak Puti. Ini benar-benar takdir. Saya nggak merencanakan. Tapi ini takdir. Di detik-detik terakhir pendaftaran ini, kami diantar oleh empat parpol. Terima kasih, PKB. Terima kasih, PDI Perjuangan. Terima kasih, PKS. Dan terima kasih, Partai Gerindra," kata Saifullah Yusuf saat memberikan pidato setelah diterima pendaftarannya di kantor KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis, Surabaya, Rabu (10/1/2018) malam.

Dalam pidatonya, Gus Ipul menyampaikan visi-misinya sebagai pasangan calon. Juga pencapaiannya selama 10 tahun mendampingi Gubernur Soekarwo sebagai Wakil Gubernur Jatim.


Mantan Ketua Umum PP GP Ansor ini juga berbicara tentang pertumbuhan ekonomi Jatim. Meski belum kampanye, Gus Ipul berjanji meningkatkan kesejahteraan Jatim bersama pasangannya, Puti.

"Ini sudah takdir. Maka kami akan jalan sebaik-baiknya. Kami percaya Allah SWT punya kehendak, dan kami berdua berusaha meneruskan amanah ini dengan baik. Mengusung perubahan berkelanjutan menuju kemakmuran bagi masyarakat Jawa Timur," jelasnya.

Gus Ipul mengaku bersyukur dapat diduetkan dengan Puti. Dia memuji cucu dari proklamator RI itu.

"Saya senang bersama Mbak Puti. Memiliki banyak pengalaman. Aktivis. Anggota DPR RI dua periode dan juga dosen," sebut Gus Ipul.

Selesai Daftar ke KPU, Gus Ipul-Puti Bicara Soal Takdir DuetGus Ipul dan Puti saat mendaftar di KPU Jatim. (Rois Jajeli/detikcom)

"Suami Mbak Puti juga dari kecil hidup di Surabaya. Sudah hafal Surabaya. Semoga kami berdua (Gus Ipul-Puti) bisa memegang amanah dengan baik dan menjadikan Jawa Timur lebih makmur," imbuhnya.

Puti juga mengaku ditakdirkan bersama Gus Ipul untuk mengikuti Pilgub Jatim 2018 ini. Dia mengkaitkan sejarah hubungan keluarga nasionalis dan religius ini.

"Ini suratan takdir bagi kita berdua. Benang merah melekat pada kita berdua. Gus Ipul sebagai cicit pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari. Saya cucu Bung Karno," kata Puti di lokasi yang sama.

Puti juga menyatakan sudah kenal lama dengan Gus Ipul. "Sebenarnya kita sudah lama kenal. Tanpa disadari, kita guyonan bahwa kita pernah naik haji bersama pada 2000, sama-sama naik haji bersama dengan Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri)," sambungnya.

Puti merasa mendapat kehormatan bisa menjadi pendamping Gus Ipul. Penunjukan Puti sebagai cawagub usungan PKB-PDIP diumumkan tepat pada hari terakhir pendaftaran pilkada. Anggota Komisi X DPR itu menggantikan Abdullah Azwar Anas, yang mengundurkan diri sebagai wakil Gus Ipul.


"Suatu kehormatan bisa bersama dengan Gus Ipul dan keluarga besar PKB. Tentunya di tanggal 10 Januari ini bertepatan dengan HUT PDI Perjuangan," terang Puti.

Dia menegaskan siap bertarung di Pilgub Jatim 2018. Gus Ipul-Puti merupakan pasangan kedua yang mendaftar di Pilgub Jatim setelah Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. Gus Ipul-Puti mendapat tambahan dukungan dari PKS dan Gerindra.

"Saya siap melaksanakan tugas, karena saya adalah petugas partai. Saya siap bertarung. Semoga ini menjadi barokah dan semoga ke depan apa yang kita inginkan bersama, kemenangan kami, dapat tercapai," tuturnya.
(roi/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed