"Mengimbangi presiden. Jadi memperluas pemilih, jadi harus berbeda," kata JK di acara 'Mata Najwa' yang ditayangkan Trans7, Rabu (10/1/2018).
JK menyebut, jika tidak ada pembeda, antara capres dan cawapres sama, maka hanya akan mengambil karakter pemilih yang monoton. Menurut JK, perbedaan karakter akan memberi warna.
"Kalau sama, pemilihnya itu-itu juga. Apa dari sisi wilayah, profesi, profesional. Macam-macam," katanya.
"Kalau sama, bertengkar terus nanti. Harus saling melengkapi," pesannya. (ams/nvl)











































