PNS Temanggung yang Demo Kian Banyak, Kantor-kantor Lumpuh

PNS Temanggung yang Demo Kian Banyak, Kantor-kantor Lumpuh

- detikNews
Selasa, 14 Jun 2005 10:09 WIB
Temanggung - Jumlah PNS Temanggung yang turun jalan Selasa (14/6/2005) ini lebih banyak dibandingkan dalam aksi Senin kemarin. Akibatnya, kantor-kantor dinas di kota itu pun tidak berfungsi normal.Jumlah PNS Yang berdemo itu sekitar 2.000 orang. Mereka mengenakan seragam coklat-coklat dengan logo Depdagri. Konsentrasi massa terpusat di kantor DPRD Temanggung, Jl Letjen Suprapto, dan alun-alun yang tepat berada di depan DPRD.Para PNS mogok kerja untuk mendengarkan pertanggungjawaban Bupati Totok Ary Prabowo atas kebijakannya memutasi dan mengangkat 78 PNS eselon II, III dan IV yang rencananya digelar di ruang sidang DPRD.Aksi pagi ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB dari kantor Sekretariat Pemkab Temanggung. Lalu para PNS berkonvoi menjemput PNS lainnya di beberapa kantor dinas.Aksi ini juga diikuti ratusan tenaga medis dari RSUD Jononegoro Temanggung, yang terdiri dari dokter dan perawat. Mereka berpakaian putih-putih. Karyawan puskesmas dan rumah sakit turut serta.Saat berkonvoi, aksi PNS ini sempat memacetkan jalan protokol Kota Temanggung. Aksi memanjang sekitar 1 km mulai Jl Sudirman hingga Jl S Parman. Para PNS berkonvoi dengan menumpang kendaraan dinas dan pribadi.Tampak mencolok 5 truk sampah milik DPU dan 2 ambulans milik RSUD Jononegoro. Di kacanya terdapat tulisan "Mayat Totok ditolak bumi". Di atas ambulans diletakkan 2 'mayat' sepanjang 2 meter dan ditempeli wajah Totok. Juga terpasang 1 keranda bertuliskan "Kroni-kroni Bupati". Dipasangi juga tulisan "Totok Harus Titik" dan "Totok harus modar".Begitu tiba di DPRD, satu keranda dan satu 'mayat' langsung dibawa ke dalam ruang sidang DPRD. Satu 'mayat' lagi rencananya akan digantung di tengah alun-alun Kota Temanggung.Sidang pleno DPRD rencananya digelar pukul 10.00 WIB. Ratusan polisi menjaga kantor bupati, rumah dinas bupati dan kantor DPRD. Situasi Temanggung tetap normal, hanya kantor-kantor dinas pemerintahan saja yang terlantar karena ditinggal demo para pegawainya. (nrl/)


Berita Terkait