DetikNews
Rabu 10 Januari 2018, 15:01 WIB

Sandiaga Sebut Tanah Abang Lancar, Polisi: Kan Kemarin Libur

Mei Amelia R - detikNews
Sandiaga Sebut Tanah Abang Lancar, Polisi: Kan Kemarin Libur Foto: Fadel Ashary
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno mengklaim tingkat kemacetan menurun setelah penutupan di Jl Jatibaru, Tanah Abang, yang dipergunakan untuk memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL). Polisi menilai penurunan tingkat kemacetan di Tanah Abang itu karena penutupan dilakukan pada masa liburan panjang.

"Iya itu kan kemarin libur panjang, masyarakat Jakarta banyak yang pulang kampung dan baru beraktivitas setelah tanggal 8 Januari kemarin," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra kepada wartawan di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2018).

Halim mengatakan kinerja lalu lintas di kawasan tersebut tidak akan terukur dalam hitungan hari. Evaluasi akan terlihat sepekan setelah masyarakat Jakarta kembali beraktivitas seusai liburan akhir tahun.

"Kemarin saya sampaikan untuk memaksimalkan fungsi jalan itu bisa dilihat setelah tanggal 8, seminggu ke depan karena hari per hari itu bisa berubah sehingga kami kaji seminggu atau sebulan setelah tanggal 8 Januari, karena pada tanggal 8 itu masyarakat Jakarta baru pulang, baru beraktivitas maksimal tanggal 8 Januari ke atas," papar Halim.

Halim mengaku pihaknya telah berbicara dengan Sandiaga terkait penataan Tanah Abang ini. Menurut Sandi, kata Halim, penataan PKL di Tanah Abang itu hanya untuk sementara.

"Beliau (Sandiaga) sampaikan, tolong sampaikan ke media bahwa ini sementara PKL ditempatkan di badan jalan. Karena akan dibuat pembangunan untuk tempatkan PKL di tempat lain," tuturnya.

Sementara itu, Halim tetap mengusulkan agar Jl Jatibaru kembali dibuka agar tidak berdampak kemacetan. "Ini tetap dikaji biar bagaimana ada rekayasa jalan di ruas jalan tersebut," tuturnya.

Sebelumnya, Sandiaga menyebut angka kemacetan di Jl Jatibaru, Tanah Abang, menurun hingga 56 persen setelah ada penutupan jalan. Penurunan angka kemacetan ini dihitung berdasarkan data yang masuk ke aplikasi ponsel pintar Waze.

"Ada penurunan dari laporan kemacetan, tapi ini data belum bisa kita sebut valid karena ini kita kena libur. Tapi ada penurunan sekitar 56 persen. Nanti kita bisa lihat setelah Januari, normal lagi nggak datanya," terang Sandiaga, Jumat (29/12/2017) lalu.
(mei/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed