Dwina dan Rheza, 2 Anak Novanto Tiba di KPK Jalani Pemeriksaan

Dwina dan Rheza, 2 Anak Novanto Tiba di KPK Jalani Pemeriksaan

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 10 Jan 2018 10:16 WIB
Dwina dan Rheza di KPK (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Dua anak Setya Novanto, Rheza Herwindo dan Dwina Michaella, mendatangi KPK. Tak ada komentar yang disampaikan keduanya.

Keduanya tiba di KPK pada pukul 09.57 WIB, Rabu (10/1/2018). Tak ada komentar apa pun dari mereka.

Dwina tampak mengenakan kaos berbalut jaket hitam. Sedangkan Rheza terlihat mengenakan kemeja biru dengan celana jins.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka tampak memasuki lobi KPK dan menuju resepsionis. Tak lama kemudian, keduanya menuju lantai 2 ke ruang pemeriksaan.

"(Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka) ASS (Anang Sugiana Sudihardjo)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah ketika dimintai konfirmasi terpisah.

Suasana kedatangan Dwina dan Reza bisa disaksikan di 20detik.com.

[Gambas:Video 20detik]


Dalam sidang vonis Andi Agustinus alias Andi Narogong, nama Dwina sempat disebut majelis hakim. Selain Dwina, majelis hakim menyebut nama istri Novanto, Deisti Astriani Tagor, dan anak Novanto lainnya, Rheza Herwindo.

"Menimbang bahwa Irvanto Hendra Pambudi Cahyo memiliki kekerabatan dengan Setya Novanto, yang bersangkutan juga merupakan Direktur PT Murakabi Sejahtera, yang mengikuti konsorsium proyek e-KTP," ujar hakim saat membacakan analisis yuridis dalam vonis Andi Narogong di Pengadilan Tipikor Jakarta, saat itu.

Hakim kemudian menyebut sebagian saham PT Murakabi Sejahtera dimiliki PT Mondialindo Graha Perdana (MGP). Hakim juga menyebut saham PT MGP pernah dimiliki istri Novanto, Deisti Astriani Tagor, serta 2 anaknya, yaitu Rheza Herwindo dan Dwina Michaella.

"Bahwa sebagian saham PT Murakabi Sejahtera tersebut juga dimiliki PT Mondialindo, yang sahamnya pernah dimiliki oleh istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, dan Rheza Herwindo dan Dwina Michaella, anak Setya Novanto," ujar hakim. (fai/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads