"Mereka berkumpul di warnet pada dini hari sambil membawa senjata tajam, diduga hendak tawuran," ujar Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto kepada detikcom, Rabu (10/1/2018).
Tim Vipers saat itu tengah melakukan patroli mendapatkan informasi dari warga tentang adanya sekelompok remaja yang berkumpul di warnet tersebut pada pukul 01.00 WIB, dini hari tadi. Tim Vipers kemudian meluncur ke lokasi bersama Kapolsek Ciputat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi kemudian melakukan razia di warnet tersebut. Dari beberapa pengunjung warnet, 11 di antaranya ditemukan membawa senjata tajam.
"Warnetnya melanggar Perda, seharusnya jam 10.00 malam sudah tutup, namun jam 02.00 WIB baru tutup. Kita sudah menegur keras warnet untuk buka hanya sampe jam 10.00 malam saja," imbuhnya.
Saat ini kesebelas remaja itu diamankan di Mapores Tangsel. Mereka akan dilakukan pendataan dan para orang tuanya akan dipanggil. (mei/aan)











































