Massa datang dengan membawa panah dan tombak. Mereka mengepung tersebar informasi kalau pasangan Jhon Banua/ Marthin Yogobi yang didukung oleh semua partai di kabupaten itu, membuat warga marah dan melakukan pemblokiran terhadap kantor KPUD Jayawijaya.
Akibat dari bentrok itu kaca- kaca kantor KPUD setempat hancur. 7 Mobil dan dua motor dirusak, selain itu 3 warga mengalami luka kena panah dan 2 anggota polisi luka akibat lemparan batu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres menjelaskan, meskipun terjadi pemblokiran massa terhadap kantor KPUD, namun proses pendaftaran Balon Bupati/Wakil Bupati di kantor KPUD Jayawijaya sudah berlangsung.
"Saat ini situasi sudah mulai kondisif massa sudah berangsur-angsur meninggalkan kantor KPUD, namun bekas-bekas pecahan kaca masih berserakan," tambahnya.
Yan Reba menambahkan, untuk pengamanan di Kantor KPUD Jayawijaya itu pihaknya mensiagakan 300 personil terdiri dari 130 Polisi dan 170 anggota TNI. (asp/asp)











































