Muhaimin: Hikam Segera 'Diproses'
Senin, 13 Jun 2005 23:17 WIB
Jakarta - Pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Alwi Shihab, AS Hikam menjadi prioritas PKB Muhaimin untuk 'dilengserkan'. Muhaimin menilai Hikam telah memprovokasi keadaan. Peringatan keras itu dilemparkan Ketua Umum Tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar usai memimpin rapat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB di Kantor Pusat DPP PKB, Jl Kalibata I, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2005)."Hampir semua peserta rapat meminta Hikam untuk segera diproses, jadi Hikam adalah prioritas utama," tegas Cak Imin yang memimpin rapat selama hampir tiga jam sejak pukul 20.30 WIB ini.Menurut Cak Imin, dari ketujuh Anggota DPR RI Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) yang menolak bergabung, tinggal dua orang yang dianggap masih membangkang. Cak Imin pun urung menjelaskan siapa kedua orang tersebut."Dewan Tanfidz (DPP) diberi kewenangan untuk memberikan tindakan tegas. Tindakan tegas itu menuju ke arah pemberhentian keanggotaan," jelas Wakil Ketua DPR RI ini.Menanggapi proses Pergantian Antar Waktu (PAW) yang dikabarkan akan dilaksanakan Muhaimin, dirinya menilai semuanya harus melewati tiga proses. Proses itu yakni, pengunduran diri, pemberhentian dari partai dan melanggar undang undang."Kalau kasus yang ini (kader yang mbalelo), pointnya berarti adalah pemberhentian dari partai. Tapi tahap pemberhentian itu ada proses dan mekanismenya," tandasnya.Muhaimin juga menghimbau jajaran DPD (Dewan Pimpinan Daerah) dan DPC (Dewan Pimpinan Cabang), agar tidak resah atas proses yang sedang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. "Yang terjadi di PN Jakarta Selatan adalah ketidakpuasan Alwi kepada Gus Dur, Saya, Arifin Junaedi (Sekretaris Dewan Syuro) dan Mahfud MD," imbuhnya. Ketua Dewan Syuro Abdurrahman Wahid usai rapat menyatakan, PKB akan melakukan empat sikap yang berbeda untuk menindak kader yang tidak loyal maupun netral. Tapi dengan santainya, Gus Dur enggan menjelaskan lebih rinci empat tindakan yang akan diambil DPP PKB itu. "Saya tidak tahu. Saya ini kan biasa, ketika orang bicara pikiran saya kemana-mana. Jadi yang saya dengar paling tinggi separonya," canda Gus Dur.Usai rapat, Ketua DPP PKB Effendi Choirie mengutip perkataan Gus Dur yang ternyata, Gus Dur merekomendasikan nama AS Hikam untuk segera diproses. "Gus Dur menyebut Hikam dan forum menyetujui itu," tambah Anggota Komisi I DPR RI ini.
(ism/)











































