BBM Bakal Langka di Jawa Timur

BBM Bakal Langka di Jawa Timur

- detikNews
Selasa, 14 Jun 2005 00:49 WIB
Surabaya - Bagi Anda warga Jawa Timur, sepertinya harus siap-siap menghemat BBM. Pasalnya, Jawa Timur terancam mengalami kelangkaan BBM setelah jatah untuk provinsi ini dikurangi hingga 40 persen.Pasokan bensin ke Jatim harusnya 5.100 kiloliter per hari, tapi sejak beberapa hari lalu dikurangi menjadi 3.100 kiloliter per hari. Untuk BBM jenis solar, semula jatahnya 5.600 kiloliter per hari, namun menjadi 4.800 kiloliter per hari."Kelangkaan BBM di Jatim diperkirakan baru berakhir sekitar bulan Juli mendatang. Diperkirakan, dalam tempo 3 minggu ke depan, BBM di Jatim langka," kata Kepala Humas PT Pertamina Unit Pemasaran (UPMS) V Syaiful Bahri kepada wartawan di Surabaya, Senin (13/6/2005).Kelangkaan BBM ini disebabkan pemerintah pusat terlambat mengucurkan anggaransubsidi bahan komoditas strategis ini kepada PT Pertamina. Sebagai BUMN yangmemproduksi, memasarkan, dan mendistribusikan BBM, perusahaan negara ini tak mungkin memasok BBM ke pasar ketika subsidi belum dikucurkan."Semuanya tergantung pemerintah kapan mengucurkan subsidi," tambah Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim, I Made Sutarya.Adanya pengurangan pasokan BBM jenis bensin dan solar ke pasaran, dipastikanmengakibatkan terjadinya kelangkaan bahan strategis ini. Syaiful Bahri menambahkan, pihaknya belum berani memastikan kapan kelangkaan ini terjadi.Berdasar pengamatan, kelangkaan BBM telah terjadi di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo. "Pasokan bensin dari kapal terlambat datang ke pelabuhan," ujar seorang petugas SPBU di Kota Surabaya.Menurut Syaiful, yang terjadi sebenarnya bukan kelangkaan BBM, tapi PT Pertamina mengendalikan jumlah pasokan BBM ke pasar. Kondisi ini tak hanya terjadi di Jatim, namun juga di provinsi lainnya.Dia mengungkapkan, kini stok BBM nasional mampu bertahan selama 14 hari, dari semula selama 21 hari. "Ya, otomatis pasokan BBM ke SPBU juga berkurang," tegas Syaiful.Dengan pengendalian pasokan BBM ke pasar, lanjutnya, mungkin ada SPBU yang mendapat BBM kendati jumlahnya tak optimal. Namun, ada pula SPBU lainnya yang tak mendapat jatah. (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads