Hampir Semua Istri Anggota KPU Diduga Terima Dana Taktis
Senin, 13 Jun 2005 19:09 WIB
Jakarta -
Penerima dana taktis KPU terus diusut oleh KPK. Hampir seluruh istri anggota KPU menerima dana taktis itu. Tapi, diduga istri Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin dan istri Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti menerima dana taktis paling besar."Seluruh istri anggota KPU ikut mencicipi dana taktis untuk bepergian ke luar negeri. Tapi yang paling besar menerima adalah istri Nazar dan Ramlan," kata sumber di KPK kepada detikcom, di Gedung KPK, Jl Veteran, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2005). Sayangnya, sumber ini tidak menyebutkan jumlah dana yang dinikmati oleh kedua istri itu.Seluruh istri anggota KPU, lanjut sumber itu, menikmati dana taktis, kecuali istri Hamid Awaluddin.Sementara itu, KPK telah memeriksa anggota KPU Daan Dimara. Usai pemeriksaan selama 6 jam, Daan sepertinya sangat kurang berminat menjawab pertanyaan wartawan. Daan hanya menjelaskan dirinya diperiksa untuk memberikan keterangan soal surat suara. "Soalnya Pak Mulyana tidak bisa, jadi saya yang memberikan keterangan," katanya.Namun, ketika terus didesak oleh wartawan soal dana taktis, Daan tetap diam. Namun, saat salah satu wartawan mendesaknya untuk bicara agar kasus ini terbuka, Daan malah balik berkata kepada wartawan,"Clear...clear, memang kamu malaikat."Daan kemudian masuk ke dalam mobilnya, Nissan X Trail warna hitam B 2300 BS. Setelah menutup pintu mobil dengan keras, Daan pun meninggalkan kantor KPK.Menurut sumber di KPK, Daan pernah mengaku bahwa istrinya menerima dana taktis sebesar US$ 4.800 untuk pergi ke luar negeri. Daan pun pernah berjanji untuk mengembalikan dana itu. Namun hingga saat ini, KPK belum menerima dana tersebut.Sebelumnya, anggota KPU Rusadi Kantaprawira telah mengembalikan dana sebesar US$ 7804 ke KPK. Dana ini juga dipergunakan istrinya untuk ke luar negeri.
(atq/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































