RI-Filipina akan Teken MoU Penanggulangan Terorisme
Senin, 13 Jun 2005 17:52 WIB
Jakarta -
Pemerintah RI dan Filipina sepakat untuk menandatangani kesepakatan (MoU) peningkatan kerjasama penanggulangan terorisme dan transnational crime. Kedua negara saat ini tengah menyusun poin-poin yang akan dimasukkan dalam kesepakatan tersebut."Saat ini sedang disusun butir-butir kesepakatan yang akan diumumkan dalam kunjungan Presiden ke Filipina tanggal 20-21 Juni mendatang," kata Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal di Kantor Kepresidenan, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (13/6/2005).Salah satu agenda kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Filipina ini sempat disinggung dalam pembicaraan lewat telepon antara Presiden SBY dengan Presiden Arroyo, sore ini.Dalam pembicaraan tersebut, Presiden SBY menyatakan terima kasih dan penghargaannya atas upaya-upaya yang telah diambil pemerintah Filipina untuk membebaskan dua WNI yang disandera kelompok pemberontak di Filipina Selatan. Presiden juga meminta agar upaya pembebasan terhadap satu WNI yang masih disandera dilakukan dengan memperhatikan kesehatan yang bersangkutan.Sebelum telepon yang menghubungkan Jakarta dan Manila tersambung, Presiden SBY masih dengan pakaian lengkap berdasi melewatkan waktu dengan bermain ping pong bersama Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng. Permainan digelar di belakang Istana Merdeka yang merupakan kediaman resmi Presiden. Presiden SBY sempat bermain satu set sampai telepon tersebut tersambung dengan Arroyo.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































