Bakorinda Dikhawatirkan Bisa Meresahkan Masyarakat
Senin, 13 Jun 2005 17:50 WIB
Jakarta -
DPR menilai niat pemerintah menghidupkan Badan Koordinasi Intelijen Daerah (Bakorinda) bisa meresahkan masyarakat. Dikhawatirkan, tindakan Bakorinda dapat sewenang-wenang kepada masyarakat."Bisa saja seseorang tanpa alasan jelas, dituding sebagai pelaku teror," tegas Ketua Komisi II DPR RI Ferry Mursyidan Baldan usai memimpin Rapat Kerja dengan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi di Gedung DPR/MPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (13/6/2005).Menurut Anggota DPR Fraksi Golkar ini, penghidupan kembali Bakorinda tidak dijadikan pembenaran untuk melakukan tindakan semena-mena atas nama teror. "Karena itu jangan diberlakukan begitu saja," tukas Ferry.Mengenai adanya peluang penyimpangan dengan didirikannya Bakorinda, Ferry berjanji akan segera menanyakan hal itu ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). "Itulah (peluang penyimpangan) yang nanti akan kami tanyakan ke Mendagri Rabu nanti," janji Fery.Pada prinsipnya, DPR mendukung apa pun program pemerintah yang berkaitan dengan peningkatan keamanan. "Termasuk mendukung anggaran untuk mengatasi teror, tapi yang harus dicegah adalah bagaimana kekhawatiran itu tidak terjadi," ujarnya.
(ism/)










































