Pantauan detikcom, dua kantong jenazah sudah dibawa keluar dari dalam ruko pada Selasa (9/1/2018) sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas PMI mengangkut kantong jenazah ke dalam ambulans. Sementara satu jenazah lagi masih berada di lokasi dan polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Lokasi sekitar penemuan mayat ini sudah dipasang garis polisi. Warga sekitar ikut menyaksikan proses evakuasi. Ruko yang ditempati korban terletak di kawasan perumahan warga.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Saladin, mengatakan, tiga jenazah yang ditemukan ini diduga korban pembunuhan. Ketiga jenazah ditemukan di lokasi terpisah. Korban diperkirakan satu keluarga dan menyewa dua ruko di sana.
"Dua mayat satu perempuan dan satu anak-anak berjenis kelamin laki-laki ditemukan di dalam sebuah ruko. Sedangkan yang laki-laki ditemukan di dalam gudang," jelas Saladin.
Polisi masih menyelidiki identitas ketiga korban. Menurut Saladin, ruko itu disewa oleh satu keluarga asal Sumatera Utara yang memiliki bisnis di Banda Aceh sejak enam tahun lalu. Korban diperkirakan bekerja sebagai distributor makanan.
"Kita duga pelaku orang dekat. Untuk kondisi jenazah itu bidokkes yang bisa jawab," jelas Saladin.
Keberadaan ketiga jenazah ini awalnya diketahui setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (8/1). Saat itu masyarakat curiga dengan kondisi ruko yang sudah tiga hari tidak buka. Selain itu, di lokasi juga sudah tercium bau amis seperti darah.
"Sekarang kita sedang melakukan penyelidikan apakah perampokan atau bukan. Kita juga sedang selidiki apakah ada barang korban yang hilang," ungkap Saladin. (bag/bag)











































