DetikNews
Senin 08 Januari 2018, 16:53 WIB

Akankah Calon Tunggal Sapu Bersih 4 Pilkada di Banten?

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Akankah Calon Tunggal Sapu Bersih 4 Pilkada di Banten? Foto: Tim Infografis detikcom
Serang - Ada 4 daerah di Provinsi Banten mengadakan Pilkada Serentak 2018. Selain Kota Serang, 3 daerah yaitu Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Lebak berpotensi besar calon tunggal. Untuk tiga daerah itu, semua partai mendukung petahana maju kembali.

Pilkada Kota Tangerang sudah pasti pasangan Arief Wismansyah-Sachrudin akan melawan kotak kosong. Kepastian bahwa semua partai mendukung pasangan petahana ini disampaikan sendiri oleh Arief.

Ia juga mengungkapkan bahwa 9 partai yang duduk di DPRD Kota Tangerang sudah menyerahkan SK dukungan. Tiga partai non parlemen seperti PKPI, Perindo, dan PSI juga sudah menyerahkan formulir B-1-KWK berupa surat keputusan dukungan.

"Insya Allah sudah semuanya, kita lihat di daerah lain dinamikanya luar biasa, Kota Tangerang kondusif dan kita mohon dukungan," kata Arief saat ditanya detikcom di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin (8/1/2018).

Karena sudah dipastikan menjadi calon tunggal, Arief mengaku akan melakukan deklarasi dengan seluruh partai politik menjelang pendaftaran ke KPU Kota Tangerang nanti. Untuk visi-misi, ia berjanji akan mengurangi kemacetan dan memperbanyak fasilitas umum seperti sport center, gedung kesenian dan perpustakaan.

Arief juga mengklaim, bahwa berdasarkan survei Indikator Politik, kepuasan masyarakat atas kinerja dirinya dan Sachrudin mencapai 80 persen. Itu membuatnya semakin termotivasi untuk maju kembali sebagai wali kota.

"Itu memotivasi agar program yang sudah ada tetap dijalankan dan dikembangkan untuk kemaslahatan lebih luas lagi," ujar Arief yang juga politisi Partai Demokrat ini.

Kemungkinan calon tunggal juga terjadi di Kabupaten Tangerang. Pantauan detikcom, sejauh ini belum ada nama calon bupati dan wakil bupati yang maju selain Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli. Zaki adalah kader Golkar dan petahana.

Ketua DPW PKB Banten Ahmad Fauzy memberikan bocoran soal kemungkinan besar pasangan ini menjadi calon tunggal di Kabupaten Tangerang. Ia mengatakan, ada pertemuan antara 11 partai yang dilakukan di Gading Serpong dengan tim Zaki-Romli pada Minggu (7/1) kemarin. Pertemuan menyepakati agar setiap partai menyerahkan formulir B-1-KWK berupa SK dukungan dari DPP partai masing-masing termasuk PKB.

"Ternyata calon tunggal kalau saya lihat, sudah semua partai menyerahkan mandat," katanya kepada detikcom.

Ahmad mengatakan, partainya sudah sejak lama mendukung Zaki Iskandar kembali maju sebagai bupati Tangerang. Selain tidak ada calon yang mendeklarasikan diri mau maju sebagai calon, partainya juga hanya memiliki 4 kursi di DPRD Tangerang. Kiai khususnya dari Nahdatul Ulama juga sepakat agar PKB mendukung Zaki.

"Tidak ada calon melounching diri selain Pak Zaki. PKB tidka bisa berdiri sendiri dan kiai Tangerang setuju ke Pak Zaki," paparnya.

Dua partai bercorak Islam seperti PKS dan PPP pun sudah resmi memberikan dukungan pada Zaki-Romli.

"Tiga daerah ini (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Lebak) situasinya kan incumbent. Ini konsekuensi multi partai tapi syarat pencalonannya sangat tinggi," kata Ketua PKS Banten Miftahudin bercerita kepada detikcom.

Bahkan, Ketua PPP Banten Agus Setiawan mengatakan, kemungkinan 3 daerah tersebut calon tunggal mirip mekanisme pemilihan khalifah. Meskipun semua partai politik telah setuju mendukung petahana, PPP memiliki target partisipasi 87 persen melawan kotak kosong.

Di Pilkada Lebak, partai seperti PDIP, Demokrat, Gerindra, PPP, PAN, PKS, PKB, Hanura, Golkar, NasDem juga dipastikan mendukung kembali Iti Octavia Jayabaya dan Ade Sumardi sebagai calon bupati dan wakil bupati.

Iti Octavia merupakan Ketua Partai Demokrat Banten dan anak mantan bupati Lebak Mulyadi Jayabaya. Sedangkan Ade, adalah kader PDIP.

"Tidak ada lawan kotak kosong, kalau boleh aklamasi, aklamasi yah," kata Iti Octavia pada Jumat (22/12) lalu.

Yang menarik di Pilkada Lebak adalah persoalan calon perseorangan atau independen. KPU Lebak seolah bimbang memutuskan apakah calon independen atas nama Cecep Sumarno-Didin Safrudin lolos verifikasi.

Pasalnya, saat dilakukan penghitungan faktual, KTP dukungan calon ini hanya 43 ribu lembar. Belakangan, karena digugat ke Panwaslu, KPU diminta melakukan penghitungan ulang. Dan dihitungan kedua, lembaga resmi penyelenggara pemilu malah menghitung lebih bahkan sampai 77 ribu lembar.

Jumlah tersebut, bahkan melebihi syarat 71 ribu KTP dukungan untuk maju dari jalur independen.

"Kita belum tahu, tahunya nanti tanggal 8-10 saat pendaftaran. Kan kita bisa memastikan apakah 2 pasangan atau tidak," kata Komisioner KPU Lebak Ace Sumirsa Ali kepada detikcom.
(bri/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed