DetikNews
Senin 08 Januari 2018, 15:12 WIB

Heran 5 Mobil Auditor BPK Dipindah Usai OTT, Hakim: Alasannya Apa?

Yulida Medistiara - detikNews
Heran 5 Mobil Auditor BPK Dipindah Usai OTT, Hakim: Alasannya Apa? Suasana persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: Yulida Medistiara/detikcom)
Jakarta - Hakim heran mobil auditor BPK Ali Sadli dipindah-pindahkan usai operasi tangkap tangan (OTT). Mobil Ali itu dipindahkan seseorang yang mengaku bernama Apriyadi Malik alias Yaya.

Jarak kediaman Yaya dan Ali Sadli berdekatan sehingga mudah bagi Yaya memindahkan mobil Ali. Namun, ketua majelis hakim Ibnu Basuki Widodo curiga dengan kepentingan Yaya memindahkan mobil Ali itu.

"Apa sih alasannya, mobil dipindahin?" tanya Ibnu pada Yaya dalam sidang lanjutan terdakwa Ali Sadli di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2018).

"Tidak ada, Pak. Prihatin saja," jawab Yaya.


Hakim merasa jawaban Yaya tak masuk akal. Yaya pun mengelak ketika ditanya hakim apakah alasannya memindahkan mobil agar tidak disita KPK.

"Ini ada yang tidak nalar ini. Kenapa dipindahkan?" tanya Ibnu lagi.

"Ya tidak ada maksud apa-apa, karena Pak Ali ketangkap," jawab Yaya.

"Terus kalau Pak Ali ketangkap, apa maksudnya?" tanya Ibnu.

"Saya lupa. Tidak ada maksud apa-apa," ucap Yaya.

Akhirnya Yaya menceritakan latar belakang dirinya memindahkan mobil Ali. Dia mengaku pernah dihubungi seseorang bernama Widi yang merupakan pensiunan BPK, menyuruhnya untuk memindahkan mobil Ali ke rumahnya.

"Waktu itu Pak Widi, panggilannya Puang, telepon saya bilang ya kalau bisa mobilnya dipindahin ke rumah saya aja. Itu Pak Widi, temannya Pak Ali," ucap Yaya.


"Tapi setelah (mobil) pindah ke rumah saya, saya ketemu di restoran, saya ketemu sama Bu Ali, iparnya, sama Pak Yudi. Bilang ada lima-limanya mobil (Ali yang berada di rumahnya), terus saya kembalikan semuanya. Sopirnya Pak Ali saya kembalikan," imbuh Yaya.

Yaya mengaku tidak mau bertemu Widi secara langsung. Hakim menanyakan apa yang disembunyikan Yaya tetapi dijawab Yaya tidak ada. Hakim kembali menanyakan apa kewenangan Widi memerintah Yaya, tapi lagi-lagi Yaya menjawab tidak ada.

Giliran jaksa KPK menanyakan latar belakang pekerjaan, Yaya hanya mengaku sebagai pekerja swasta. Namun Yaya mengaku mengenal beberapa karyawan BPK tanpa menjelaskan dari mana.

Sebelumnya dari keterangan Yudy Ayodya Baruna (anggota BPK), Ali memiliki sejumlah mobil. Beberapa mobil yang dimiliki antara lain Mini Cooper, Honda CRV, Toyota Fortuner, dan Toyota Vellfire.
(yld/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed