BKSP Jabodetabekjur merupakan badan kerja sama antardaerah bidang transportasi, pembangunan infrastruktur, dan banjir. Badan ini dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 13 Tahun 1976 dengan tujuan perencanaan pengembangan Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Selain serah-terima jabatan, setiap daerah di Jabodetabekjur menandatangani kesepakatan pembangunan sarana dan prasarana. Mulai dari transportasi, air, energi, pariwisata, ketahanan pangan, investasi. perdagangan, dan penataan ruang antara Banten, DKI, dan Jabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banten ada potensi, Jakarta kekurangan air kita nanti ada Waduk Karian, itu menghasilkan debit air luar biasa," kata Wahidin di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Banten, Senin (8/1/2018).
Selain itu, Wahidin membeberkan bahwa Banten siap bekerja sama di berbagai bidang. Pertanian dan perikanan, menurutnya, bisa memenuhi kebutuhan warga DKI Jakarta.
"Jakarta jangan perlu lagi kerja sama Sulsel cari ikan dan udang. Ke sini (Banten) ada kita. Supply dan demand bisa kita berikan dalam rangka kerja sama," ujarnya.
Wahidin juga menambahkan, ke depan, antardaerah yang masuk BKSP Jabodetabekjur diharapkan tidak saling mengalahkan. Daerah-daerah penyangga Ibu Kota diharapkan bisa saling bersinergi untuk pembangunan dan kesejahteraan warganya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, lewat BKSP, kerja sama di antara 3 provinsi ini dapat berjalan dengan baik. Tiap daerah diminta tak mementingkan kepentingan pembangunan daerahnya saja.
"Kita harus melihat ini bukan dalam kepentingan daerah masing-masing. Seragamnya sama, kementerian pembinanya sama, negaranya sama, undang-undangnya sama, karena itu wajib kita kerja sama dengan baik," ujar Anies. (bri/asp)











































