KPU Sulsel Targetkan 5 Juta Pemilih Ikut Pilkada 2018

KPU Sulsel Targetkan 5 Juta Pemilih Ikut Pilkada 2018

Ibnu Munsir - detikNews
Minggu, 07 Jan 2018 14:31 WIB
KPU Sulsel Targetkan 5 Juta Pemilih Ikut Pilkada 2018
Ilustrasi (ari/detikcom)
Makassar - KPU Sulsel menargetkan 5 juta pemilih pada Pilkada 2018. Target ini diyakini bisa dicapai dari 6,4 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Ketua KPU Sulsel Iqbal Latief mengatakan daftar pemilih tetap saat ini sekitar 6,4 juta angka ini bisa diyakini naik pada Pilkada 2018 sekitar 6,8 juta pemilih.

"Kalau DPT kita terakhir pada pilpres lalu sekitar 6,4 juta pemilih tetap, tahun ini kami yakini akan naik 6,8 DPT pada Pilkada 2018 di Sulsel," kata Iqbal Latief, Minggu (7/1/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk Pilkada 2018 di Sulsel, KPU menargetkan 4,5 hingga 5 juta pemilih akan menyalurkan hak suaranya pada pesra demoktrasi tahun ini.

"Kami target 5 juta pemilih akan menyalurkan hak suaranya pada pesta demokrasi kali ini," jelasnya.

Iapun saat ini telah melakukan upaya maksimal, dengan mensosialisasikan pemilih pemula agar bisa menyalurkan hak suaranya,termasuk himbauan ke masyarakat.

"Kami sosiaslisasi terus ini biar masyarakat bisa hadir, Khususnya pemilih pemula," tutup iqbal latief.

KPU Sulsel sendiri diikuti 12 Kabupaten Kota pada Pilkada kali ini, 1 di antaranya merupakan Pemilihan Gubernur.

Paslon Diminta Tidak Kerahkan Massa Saat Pendaftaran

KPU meminta pasangan calon untuk tidak mengerahkan massanya dalam jumlah yang banyak pada saat pendaftaran.

"Kami minta pasangan calon tidak mengerahkan massa dalam jumlah banyak pada saat pendaftaran besok. Ya ini kan ruangan kecil apalagi kantor kami berada di jalan protokol pasto bisa buat macet," kata Humas KPU Sulsel Asrar Marlan.

KPU Sulsel sendiri membatasi massa paslon yang akan mendaftar besok. KPU hanya meminta setiap calon di sampingi 25 orang pendamping.

"Kami batasi pasti. Kami izinkan 25 orang saja pendamping setiap paslon," jelasnya Asrar

Rencananya, pendaftaran pasangan calon akan digelar senin besok. Massa diminta untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama proses pendaftaran berlangsung. (asp/asp)


Berita Terkait