Hidayat Kewalahan dengan SMS

Hidayat Kewalahan dengan SMS

- detikNews
Senin, 13 Jun 2005 13:43 WIB
Jakarta - Efektivitas layanan pengaduan kepada Presiden SBY melalui SMS masih perlu diteliti. Yang jelas, Ketua MPR Hidayat Nurwahid sudah kewalahan dengan SMS-SMS seperti itu. Apalagi SBY, yang notabene punya kesibukan yang lebih padat.Hidayat saat ditemui wartawan mengaku sejak dulu dirinya selalu memegang handphone (HP) sendiri. Kebiasaan itu tidak berubah ketika dirinya diketok sebagai ketua MPR. SMS-SMS dari banyak lapisan masyarakat masuk ke HP-nya."Saya selalu terbuka, tapi saya mohon maaf bahwa seluruhnya tidak bisa langsung saya jawab, karena kondisinya persis sama dengan yang terjadi dengan SBY sekarang," kata Hidayat kepada wartawan seusai penutupan Munas II Hidayatullah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (13/6/2005).Sebenarnya, Hidayat ingin sekali menjawab SMS-SMS yang masuk ke HP-nya itu. Tapi karena kesibukannya, hal itu jadi terlupakan. "Saya sering akan menjawab langsung SMS-SMS yang masuk, namun sering terpotong oleh telepon-telepon yang masuk. Akhirnya, SMS itu jadi terlupakan," aku mantan Presiden PKS itu.Cara SMS ini, kata Hidayat, memang masih perlu diuji efektivitasnya. "Termasuk juga diukur dengan bagaimana tindak lanjut atas SMS-SMS itu," kata dia.Tapi yang positif, kata dia, SBY telah membuka hubungan langsung dengan masyarakat. Dengan begitu, rakyat diberi peluang secara langsung untuk berkomunikasi dan menyampaikan unek-unek mereka terhadap pemerintah.Jangan Sampai Rakyat ApatisKe depan, tindak lanjut terhadap SMS-SMS ini menjadi tantangan tersendiri bagi SBY dan kabinetnya. "Jangan sampai hanya membuka SMS, namun tidak ada tindak lanjutnya," tukas Hidayat.Dia berharap para menteri dan pembantu-pembantunya bisa menindaklanjuti hal-hal yang di-SMS-kan masyarakat itu. Sebab bila tidak ditindaklanjuti, Hidayat khawatir justru akan menimbulkan apatisme masyarakat."Tapi intinya, mari kita saling membuka diri. Ada komunikasi langsung yang dibuka antara pemerintah dan rakyatnya. Itu merupakan hal yang positif," ujar Hidayat. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads