Keluarga Minta Difasilitasi Jemput Sandera di Filipina

Keluarga Minta Difasilitasi Jemput Sandera di Filipina

- detikNews
Senin, 13 Jun 2005 13:39 WIB
Jakarta - Pembebasan dua WNI yang disandera di Filipina disambut gembira oleh pihak keluarga. Saking antusiasnya, Departemen Luar Negeri (Deplu) diminta memfasilitasi mereka untuk menjemput dua ABK itu langsung ke Filipina."Kemungkinan itu memang sempat dilontarkan pihak keluarga sandera," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Deplu Ferry Adamhar, saat dihubungi detikcom per telepon, Senin (13/6/2005).Ericson Hutagaol dan Yamin Labuso berhasil membebaskan diri dari sekapan kelompok bersenjata Jammi Al Islamiah Filipina, Minggu (12/6/2005) kemarin. Mereka bersama Ahmad Resmiadi yang masih disandera, diculik sejak tanggal 30 Maret 2005 lalu.Keluarga tiga sandera antara lain Sudung, kakak Ericson, Samsudin, kakak Yamin dan Heriyadi, kakak Resmiadi, sekitar pukul 11.00 WIB mendatangi gedung Deplu, Jl. Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2005). Mereka menanyakan proses pemulangan dua sandera."Mereka saat ini sedang bertemu dengan pokja pembebasan sandera Deplu untuk membicarakan kemungkinan-kemungkinan itu. Kedatangan mereka sangat emosional dan juga menanyakan kapan para sandera pulang ke Jakarta," ungkapnya.Keluarga Resmiadi juga menanyakan nasib pria yang juga kapten kapal berbendera Malaysia, tempat ketiganya bekerja itu. "Hal itu juga sempat ditanyakan tadi dan kita berjanji akan secepatnya membebaskan Resmiadi," kata Ferry. (fab/)


Berita Terkait