AS Jatuhkan Sanksi ke Israel
Senin, 13 Jun 2005 13:10 WIB
Jakarta - Amerika Serikat (AS) dan sekutu dekatnya, Israel, berseteru soal penjualan senjata ke Cina. Pemerintah Washington bahkan telah menjatuhkan serangkaian sanksi terhadap industri senjata Israel. Pemicunya adalah penjualan senjata militer Israel ke Cina. Washington telah menghentikan kerja sama pada beberapa proyek dan membekukan pengiriman peralatan sensitif ke Israel. Bahkan, pejabat-pejabat AS juga menolak menjawab panggilan telepon dari pejabat-pejabat pertahanan Israel. Demikian dilaporkan surat kabar Israel, Haaretz seperti dilansir situs Aljazeera, Senin (13/6/2005).Salah satu kerja sama yang dibekukan tersebut adalah kerja sama F 35 Lockheed Martin, pesawat tempur generasi baru yang tengah dikembangkan dengan beberapa partisipan asing. Menurut koran Israel itu, pemerintah AS menuntut Israel untuk menyetujui sejumlah konsesi. Termasuk pengawasan AS atas beberapa penjualan senjata, sebagai prasyarat untuk pemulihan hubungan kedua negara bersekutu itu.Seorang pejabat senior pertahanan Israel membenarkan bahwa sanksi-sanksi AS tersebut memang ada. Pejabat yang enggan disebutkan identitasnya itu menggambarkan situasi tersebut sebagai "krisis yang serius."Kementerian Pertahanan Israel menyatakan bahwa pihaknya tengah "mengadakan pembicaran diam-diam dan spesifik dengan AS guna menyelesaikan kesalahpahaman yang telah berkembang."Konflik AS dan Israel ini bermula dari penjualan teknologi pesawat pengintai tanpa awak oleh Israel ke Cina. Washington khawatir teknologi tersebut bisa mengancam Taiwan atau membahayakan pasukan AS jika terjadi perang dengan Cina.
(ita/)











































