"Setelah (penataan Tanah Abang) 2 minggu di-launching, kami sesuai rencana memberikan update tiap Jumat. Ini sudah kali kedua, jadi ada dua minggu full kita lihat datanya," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018).
Sandiaga menyebut, berdasarkan data yang dipegang, saat ini terdapat peningkatan pengguna KRL yang melalui Tanah Abang setiap harinya. Dia mengatakan penataan tersebut akan dievaluasi berdasarkan data yang diterima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandiaga meminta pihak-pihak yang menuding penataan di Tanah Abang masih menimbulkan kemacetan menggunakan data. Dia meyakini data penting untuk menjawab polemik di masyarakat.
"Intinya ini saya buka ke teman-teman, metodologinya saya buka, data-datanya bisa dicek sendiri. Data will not lie. Dibilang kemacetan bertambah, ya please show me, how kemacetan bertambah kalau datanya menunjukkan seperti ini. Tapi anyway, kita nggak usah berdebat mengenai itu," tuturnya. (fdu/jor)











































