Menhub Imbau Penataan Tanah Abang Perhatikan Sejumlah Hal Ini

Menhub Imbau Penataan Tanah Abang Perhatikan Sejumlah Hal Ini

Trio Hamdani - detikNews
Jumat, 05 Jan 2018 19:17 WIB
Menhub Imbau Penataan Tanah Abang Perhatikan Sejumlah Hal Ini
Kawasan Tanah Abang/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta penataan kawasan Tanah Abang dilakukan secara menyeluruh. Penataan kawasan yang bersinggungan dengan lalu lintas kendaraan harus memperhatikan banyak aspek.

"Kawasan Tanah Abang seyogianya ditata secara komprehensif dari sisi transportasi dan pemanfaatan ruang. Jadi segala policy (kebijakan) di sana dilaksanakan secara komperhensif," kata Budi di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jumat (5/1/2018).

Pemprov DKI Jakarta sudah menata kawasan Tanah Abang dengan melakukan penutupan jalan di depan Stasiun Tanah Abang. Pemprov juga merelokasi PKL ke depan stasiun dan mengubah rute trayek angkutan umum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penataan ini ditegaskan Menhub sah-sah saja asalkan memperhatikan dampak yang luas.

"Memang dalam pemutusan itu ada dua hal yang mungkin tak bisa dikesampingkan. Satu, adalah bagaimana ketentuan yang sifatnya terpusat, norma yang umum berlaku itu diikuti. Untuk bisa ikuti itu memang akan menjadi baik apabila ada satu diskusi dengan stakeholder," ujarnya.

"Pemanfaatan jalan menjadi street market seperti dilakukan beberapa kota, London, Seoul harus mengacu pada perundang-undangan yang berlaku," lanjutnya.

Mengutip usulan ahli, Menhub menyebut penataan Tanah Abang harus mengacu pada rencana tata kota dan dilakukan secara konsisten.

"Jadi ini rekomendasi para ahli. Konsep TOD Tanah Abang perlu diintegrasikan antara stasiun, penataan pusat grosir, dan semua yang ada di sana," sambung Budi Karya.

Keempat, penataan kawasan Tanah Abang juga harus memperhatikan pola pergerakan pejalan kaki, kendaraan bermotor, angkutan umum, konektivitas kereta dan pusat kegiatan.

Kelima, penataan Tanah Abang sebaiknya disosialisasikan dan dikomunikasikan kepada masyarakat. Terakhir, penataan lalu lintas di 11 titik stasiun KCI yang ada, dengan melengkapi fasilitas integrasi.

"Jadi saya cuma merekomendasikan apa yang dibahas disampaikan teman-teman ini diikuti aja," ujar Budi.


(fdn/fdn)


Berita Terkait