Pilgub Jatim 2018

Istrinya Dikaitkan Foto Lawas Anas, Ini Kata Legislator Bambang

Rois Jajeli - detikNews
Jumat, 05 Jan 2018 16:26 WIB
Bambang Haryo (rois/detikcom)
Surabaya - Beredar foto yang diduga pria mirip Abdullah Azwar Anas dengan seorang perempuan, sehingga membuat Anas dikabarkan mundur dari bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur. Perempuan tersebut dikabarkan inisial AK, istri dari anggota DPR Bambang Harjo. Namun, Bambang menegaskan, kabar tersebut tidak benar.

"Ndak mungkin toh. Istri saya selalu mendampingi saya dalam bekerja, baik kunjungan kerja maupun selama bekerja di Jakarta," kata Bambang Harjo kepada detikcom, Jumat (5/1/2018).

Ia menerangkan, memang istrinya kadang ke Surabaya, karena memiliki tanggungjawab di berbagai organisasi seperti Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya.

"Dia hanya ada waktu 1-2 hari untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan organisasi yang dipimpinnya. Banyak organisasi yang dipimpin istri saya di Surabaya," tuturnya.

Politisi DPR dari Partai Gerindra ini menambahkan, ia tidak melepaskan begitu saja istrinya ketika tidak bersama Bambang.

"Ketika membutuhkan waktu lama, saya batasi. Dengan catatan, ajudan saya Mbak Diah selalu ikut menempel istri saya," jelasnya.

Pengusaha di bidang perkapalan ini menyesalkan beredarnya foto Anas dan dikait-kaitkan bahwa perempuan itu adalah istri Bambang Harjo.

"Kalau ada berita seperti itu. Itu berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Itu hanya sarana untuk menjatuhkan nama baik istri saya. Dan yang utama, arahnya ke Pak Anas," tuturnya.

Menurutnya, Anas saat ini karirnya akan menanjak. Dari Bupati Banyuwangi terpilih dua kali, Anas akan maju sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jatim mendampingi cagub Gus Ipul di pemilihan Gubernur Jatim 2018.

"Mungkin, karena Pak Anas sebenarnya punya prestasi yang sangat bagus dari sisi membangun wilayah daerahnya. Ketika orang akan menanjak karirnya, pasti ada badai-badai politik yang akan menggoyangnya," ujarnya.

"Prestasi yang dicapai Pak Anas ini seharusnya diapresiasi untuk bisa naik ke posisi lebih tinggi, yang dimana masyarakat nantinya membutuhkan kepemimpinan untuk mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya," terangnya.

Bambang menerangkan, kabar bahwa perempuan yang ada di foto pria mirip Anas adalah istrinya, dari media massa di Surabaya. Ia menegaskan kembali, kabar tersebut tidak benar, dan wartawan yang menulis kabar tersebut sudah meminta maaf.

"Harusnya orang-orang bagus dilindungi oleh media, agar mereka bisa berkiprah untuk mensejahterakan bangsa dan negara. Jangan sampai dihembuskan berita-berita negatif," jelasnya.

Ia menceritakan, ada temannya sesama politisi DPR yang berpotensi akan maju di pemilihan gubernur. Kemudian, muncul foto-foto temannya itu dengan seorang perempuan. Ternyata foto-foto tersebut kejadiannya sekitar 15 tahun lalu.

"Jangan lah. Ketika ada orang akan menanjak karirnya, kemudian dihembuskan berita-berita seperti ini. mau jadi gubernur dihembuskan foto-foto seperti itu. Nanti kalau saya menjadi calon gubernur, bisa juga akan muncul berita-berita negatif seperti ini," tuturnya.

"Janganlah seperti itu. Nggak boleh politik kotor. Politik harus bersih," tandasnya. (asp/asp)