106 Orang Keracunan Makanan Kenduri Tahlilan

106 Orang Keracunan Makanan Kenduri Tahlilan

- detikNews
Senin, 13 Jun 2005 10:57 WIB
Malang - 106 Orang yang sebagian besar ibu-ibu berusia di atas 50 tahun keracunan. Mereka diduga keracunan makanan yang dibagikan saat kenduri tahlilan. Kini, 71 orang masih dirawat di RS dan sisanya menjalani rawat jalan. Kejadian mengenaskan ini terjadi di RT 1 A dan RT 1 B RW 2, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Para korban dilarikan ramai-ramai ke RSUD Kepanjen pada Minggu (12/6/2005) malam. Kenduri tahlilan itu sebenarnya digelar pada Sabtu (11/6/2005) di rumah Ibu Ngatmo. Ibu-ibu di dua RT itu diundang untuk datang ke acara rutin itu. Setelah acara selesai, seperti biasa, Ibu Ngatmo memberi bekal kepada para tamunya makanan besekan. Di dalam besek itu, terdapat sejumlah makanan, seperti nasi, mie, dan kue-kue ala desa itu. Cara seperti ini memang sudah menjadi kebiasaan di daerah tersebut. Warga pun membawanya pulang. Salah seorang korban, Juwarsih (56), mengisahkan, sesampai di rumah, makanan itu disantapnya bersama anak-anaknya. Awalnya, tidak ada gejala apa-apa. Tapi, pada hari Minggu (12/5/2005), sehari setelah memakan hidangan itu, Juwarsih merasa mual. Beberapa kali muntah. Hal yang sama juga dirasakan anggota keluarganya. Dan ternyata, para tetangganya juga merasakan hal yang sama. Akhirnya, para korban dilarikan ke RSUD pada Minggu malam. Kepala Bidang Pelayanan RSUD Kepanjen, Susilowati, saat ditemui wartawan, Senin (13/6/2005), menyebutkan 106 korban masuk ke RS dengan kondisi cukup parah. "Rata-rata mengalami muntah dan berak," kata dia. RSUD langsung menangani para korban. Hingga hari ini, 71 orang masih dirawat intensif. Sisanya, sudah diizinkan pulang. "Dari 106 korban, 60 orang di antaranya wanita dan usia di atas 50 tahun. Sisanya, anak-anak," kata Susilowati. Semua korban keracunan tidak dipungut biaya. Bupati Malang Sujud Pribadi telah menggratiskan biaya perawatan mereka. Belum diketahui secara pasti jenis makanan apa yang menyebabkan warga keracunan. RSUD sudah mengambil sampel jenis-jenis makanan yang dibagikan pada saat kenduli tahlilan dan mengirimnya ke Dinas Kesehatan Jawa Timur untuk segera diteliti. Sementara, Ibu Ngatmo masih diperiksa oleh aparat Polres Kepanjen, Malang. Belum ada penjelasan apa pun dari pihak Polres tentang kejadian ini. (asy/)


Berita Terkait